Midea dan ICCN Kolaborasi Hubungkan Kampus dengan Industri
Poin Penting
|
YOGYAKARTA, investortrust.id – Midea Electronics Indonesia menjalin kerja sama dengan Indonesia Career Center Network (ICCN) untuk memperkuat pengembangan talenta dan memperluas keterhubungan antara perguruan tinggi dan industri.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian ICCN Summit 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (15/10/2026).
Head of Human Resources & Operations Midea Electronics Indonesia Astri Purnamasari mengatakan, pertumbuhan bisnis Midea di Indonesia meningkatkan kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang kompeten dan adaptif.
Menurut dia, perguruan tinggi dan pusat karier memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan agar sesuai dengan kebutuhan industri dan mampu menghadapi dinamika dunia kerja.
“Melalui kolaborasi dengan ICCN, kami berharap dapat memperkuat hubungan dengan perguruan tinggi sekaligus membuka lebih banyak ruang untuk berbagi wawasan industri, pengembangan kompetensi, serta peluang karier,” ujar Astri dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (22/10/2026).
Baca Juga
Midea Perluas Distribusi dan Produk, Sasar Pasar Kota Tier 2 dan 3
Melalui kemitraan tersebut, Midea dan ICCN menjajaki sejumlah bentuk kolaborasi, antara lain program kesiapan karier, berbagi wawasan industri, serta kegiatan yang memberikan mahasiswa paparan langsung terhadap dunia kerja.
Penandatanganan MoU dihadiri President Director Midea Electronics Indonesia Jack Ding, Astri Purnamasari, serta Head of Marketing Communications Midea Electronics Indonesia Hafizh Maulana.
Baca Juga
Midea Hadirkan AC Celest Inverter, Klaim Hemat Energi hingga 30%
ICCN Summit 2026 berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 dengan tema “Transformasi Pusat Karier: Membangun Talenta Adaptif Menghadapi Tantangan Global”.
Presiden ICCN Rosaria Mita Amalia mengatakan, transformasi pusat karier di perguruan tinggi diperlukan untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri global.
Kegiatan tersebut diikuti 210 peserta dari 110 perguruan tinggi di Indonesia dan melibatkan 20 mitra industri. Agendanya mencakup konferensi ilmiah, diskusi panel, pertemuan industri, lokakarya, serta penandatanganan kerja sama dengan sejumlah mitra.
