Sertifikasi Jadi Kunci Produk Indonesia Tembus Pasar Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Komisaris Utama PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) Sandiaga Salahuddin Uno menilai sertifikasi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Pasalnya, pelaku usaha tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memenuhi standar dan persyaratan negara tujuan ekspor.
Sandiaga mengatakan, sertifikasi dapat meningkatkan kepercayaan pembeli sekaligus membantu pelaku usaha memenuhi ketentuan yang berlaku di pasar global.
“Produk Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh kualitas yang terjaga dan sertifikasi yang sesuai dengan standar pasar tujuan,” ujar Sandiaga dalam siaran pers dikutip Jumat (16/10/2026).
Baca Juga
Fokus ke Ekonomi Hijau, Sandiaga Uno Bidik Investasi di Mutuagung Lestari (MUTU)
Menurut dia, persyaratan perdagangan internasional semakin beragam dan bergantung pada jenis produk serta negara tujuan ekspor. Pada industri pangan, misalnya, pemenuhan standar keamanan pangan dan sertifikasi halal dapat menjadi faktor penting untuk mengakses pasar tertentu.
Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan terhadap layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi, dan assurance untuk memastikan produk maupun proses produksi memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Sandiaga menambahkan, daya saing ekspor tidak hanya ditentukan oleh harga dan kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha memenuhi standar yang diminta pasar.
“Keberadaan lembaga sertifikasi yang kredibel menjadi bagian penting dalam mendukung produk Indonesia bersaing di tingkat internasional,” katanya.
Baca Juga
Mutuagung (MUTU) Cetak Kenaikan Kinerja Semester I, Laba Jadi Segini
Di tengah kebutuhan tersebut, MUTU menyediakan layanan Testing, Inspection, Certification, Verification, and Assurance (TICVA) bagi berbagai sektor industri. Layanan ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan standar, peningkatan kualitas, serta kepatuhan terhadap persyaratan di pasar nasional dan internasional.
Penguatan layanan sertifikasi dan assurance diharapkan dapat membantu pelaku usaha mempersiapkan produk untuk memasuki pasar global sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk Indonesia.
