I-EU CEPA Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Kadin Minta Pengusaha Siap Ekspansi ke Eropa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie meminta pelaku usaha mempersiapkan diri untuk menyambut implementasi perjanjian perdagangan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (-EU CEPA).
Menurut Anindya kesiapan para pelaku usaha menjadi hal yang penting, apalagi perjanjian perdagangan tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir 2026 ini. Hal itu diungkapkannya seusai pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa Andy Rachmianto.
"Sebentar lagi mudah-mudahan ratifikasi dari I-EU CEPA atau perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa bisa jalan insya Allah sebelum akhir tahun. Nah, tadi Pak Dubes menyampaikan pejuangannya untuk sampai di sana dan begitu besar dampak ekonominya untuk perdagangan Indonesia," ucap Anindya di Kantor Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).
Anindya mengungkapkan, perjanjian dagang tersebut berpotensi memperluas akses pasar bagi berbagai produk unggulan Indonesia. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan antara lain alas kaki, tekstil dan garmen, furnitur, elektronik, produk makanan, serta kopi.
Baca Juga
Ratifikasi IEU CEPA Buka Peluang Bisnis dan Investasi Lebih Besar bagi Indonesia dan Uni Eropa
Dia mengatakan, sektor-sektor tersebut juga merupakan bagian dari produk unggulan Indonesia di pasar internasional sehingga peluang perluasan pasar ke Eropa perlu dimanfaatkan secara optimal.
"Nah ini kebetulan merupakan unggulan juga untuk yang kita kirim ke misalnya Amerika, sehingga akan membuka pasar lebih luas untuk kurang lebih produk atau segmen yang sama nah ini benar-benar besar," ungkap Anindya.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa Andy Rachmianto mengatakan dukungan Kadin dan dunia usaha dapat mendorong pemanfaatan perjanjian tersebut untuk meningkatkan ekspor produk dan komoditas Indonesia ke pasar Eropa.
Menurut dia, potensi pasar Uni Eropa masih sangat besar sehingga kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan Indonesia dan Uni Eropa. Dengan persiapan yang memadai, pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan peluang pasar yang terbuka sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia dalam perdagangan internasional.
"Harapannya kita seperti sudah dijelaskan, negara-negara kita di ASEAN, Singapura dan Vietnam, kita berharap CEPA akan menjadi andalan bagi produk-produk ekspor kita ke negara-negara Eropa," tambah Andy.
