PHR Tambah Kapasitas Water Injection di Pematang, Tekan Risiko Kehilangan Produksi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meningkatkan kapasitas fasilitas produksi di Wilayah Kerja (WK) Rokan atau Zona Rokan, salah satunya melalui pengoperasian fasilitas New Water Injection Pump (WIP) di Pematang Gathering Station (GS).
Fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari program Rokan Well Development Pematang GS Upgrade. Salah satu lingkup proyeknya adalah meningkatkan kapasitas water injection di area Pematang sebesar 2 x 40.000 BWPD. Penambahan kapasitas ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan fasilitas sekaligus menekan Loss Production Opportunity (LPO) di Lapangan Pematang.
Baca Juga
PHR Perkuat Transisi Energi, Gas Bumi dari Sumatra Mulai Dilirik untuk Pasok CNG
Selain Pematang GS, PHR juga menyelesaikan sejumlah proyek peningkatan fasilitas produksi lainnya, termasuk Pungut GS Upgrade dan New Gas Boot Pematang. Proyek tersebut menambah kapasitas pengolahan production fluid dan water injection sehingga proses operasi di lapangan dapat berjalan lebih optimal.
Operation Head Project & Technical Engineering PHR Pramudyana Agus Harlianto mengatakan peningkatan kapasitas fasilitas menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasi dan mengoptimalkan potensi yang tersedia di Zona Rokan.
“Setiap peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keberlangsungan operasi. Capaian ini tentu tidak terlepas dari kolaborasi dan kontribusi seluruh pihak serta dukungan dari SKK Migas. Ke depan, sinergi tersebut akan terus diperkuat untuk mendukung pengembangan WK Rokan secara aman, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Pramudyana, Senin (28/9/2026).
Penyelesaian proyek-proyek tersebut melibatkan kolaborasi lintas fungsi di PHR, mulai project & technical engineering hingga operation & maintenance, dengan dukungan sejumlah mitra kerja. Penguatan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keandalan operasi sekaligus mendukung pengembangan lapangan secara berkelanjutan.
Koordinator Departemen Operasi SKK Migas Sumbagut, Muhammad Rochaddy Lubis, menyampaikan peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas produksi berperan dalam menjaga keberlanjutan kegiatan hulu minyak dan gas bumi.
“Peningkatan kapasitas fasilitas merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi. Kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung penyelesaian proyek ini,” kata Rochaddy.
Baca Juga
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
Bagi PHR, penguatan fasilitas produksi di Pematang dan Pungut menjadi bagian dari optimalisasi aset yang telah beroperasi. Keandalan fasilitas dibutuhkan agar proses produksi dapat terus berlangsung sekaligus mendukung kesinambungan kontribusi WK Rokan terhadap produksi minyak nasional.
Penyelesaian proyek di Area Sumatera Light North tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan fasilitas produksi yang masih berjalan di Zona Rokan. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam penyelesaian proyek peningkatan kapasitas produksi lainnya.
Dengan tambahan kapasitas dan peningkatan keandalan fasilitas, PHR melanjutkan pengembangan WK Rokan dengan fokus pada keberlangsungan operasi, optimalisasi aset, serta pengelolaan produksi secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
