PHR Tambah 80.000 Barel per Hari Kapasitas 'Water Injection' Rokan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meningkatkan kapasitas fasilitas produksi di Wilayah Kerja (WK) Rokan melalui pengoperasian fasilitas New Water Injection Pump (WIP) di Pematang Gathering Station (GS). Penambahan kapasitas ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan fasilitas sekaligus menekan potensi kehilangan produksi (loss production opportunity/LPO) di Lapangan Pematang.
Fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari program Rokan Well Development Pematang GS Upgrade. Dalam proyek ini, kapasitas water injection di area Pematang ditingkatkan sebesar 2 x 40.000 barel air per hari (BWPD) menjadi 80.000 BWPD. Fasilitas New WIP Pematang GS mulai beroperasi dan diresmikan dalam kegiatan “Expanding Capacity for Stronger Future” pada Jumat, 25 September 2026.
Selain Pematang, PHR juga menyelesaikan sejumlah proyek peningkatan fasilitas lainnya, termasuk Pungut GS Upgrade dan New Gas Boot Pematang. Penyelesaian proyek tersebut meningkatkan kapasitas pengolahan production fluid serta kapasitas water injection, sehingga mendukung kelancaran operasi di lapangan.
Baca Juga
PHR Tambah Kapasitas Water Injection di Pematang, Tekan Risiko Kehilangan Produksi
Operation Head Project & Technical Engineering PHR Pramudyana Agus Harlianto mengatakan, peningkatan kapasitas fasilitas menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan operasi sekaligus mengoptimalkan potensi yang masih tersedia di WK Rokan.
“Setiap peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keberlangsungan operasi. Capaian ini tentu tidak terlepas dari kolaborasi dan kontribusi seluruh pihak serta dukungan dari SKK Migas. Ke depan, sinergi tersebut akan terus diperkuat untuk mendukung pengembangan WK Rokan secara aman, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Pramudyana, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, penyelesaian proyek-proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi, mulai dari project & technical engineering, operation & maintenance, hingga sejumlah mitra kerja. Penguatan fasilitas menjadi salah satu cara PHR menjaga agar kegiatan produksi dapat berjalan lebih optimal dan andal.
Koordinator Departemen Operasi SKK Migas Sumbagut Muhammad Rochaddy Lubis menilai peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan hulu minyak dan gas bumi.
“Peningkatan kapasitas fasilitas merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi. Kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung penyelesaian proyek ini,” kata Pramudyana.
Baca Juga
PHR Genjot Hampir 650 Sumur per Tahun demi Tahan Laju Penurunan Produksi Migas
Bagi PHR, optimalisasi fasilitas menjadi bagian dari strategi mempertahankan kinerja produksi di WK Rokan. Dengan kapasitas pengolahan dan water injection yang lebih besar, infrastruktur yang ada diharapkan mampu menopang operasi lapangan sekaligus mengurangi risiko gangguan yang berpotensi menimbulkan kehilangan kesempatan produksi.
Pengembangan fasilitas di Pematang dan Pungut juga menjadi bagian dari rangkaian proyek yang terus berjalan di Area Sumatera Light North dan Zona Rokan. Penguatan infrastruktur tersebut diarahkan untuk menjaga kesinambungan produksi minyak sekaligus mendukung pengelolaan aset hulu migas secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
