Pelindo Perluas Akses Pasar Global UMK Binaan di China-ASEAN Expo 2026
Poin Penting
|
NANNING, investortrust.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus mendorong Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses ke pasar global. Salah satunya dilakukan dengan memfasilitasi tujuh UMK binaan mengikuti China-ASEAN Expo 2026 yang berlangsung pada 17–21 September 2026 yang lalu di Nanning International Convention & Exhibition Centre (NICEC), Guangxi, China.
Melalui pameran internasional tersebut, UMK binaan Pelindo berkesempatan memperkenalkan produk sekaligus membangun jejaring bisnis dengan importir, distributor, investor, dan pelaku usaha dari berbagai negara.
Group Head Keberlanjutan Korporasi Pelindo, Usman Saroni, mengatakan fasilitasi UMK dalam pameran internasional merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo untuk mendukung pengembangan UMK secara berkelanjutan.
“Melalui Program TJSL, Pelindo tidak hanya memberikan pembinaan dan peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga membuka akses terhadap promosi, pemasaran, dan jaringan bisnis internasional. Kami berharap kesempatan ini dapat meningkatkan daya saing UMK binaan sekaligus membuka peluang bagi produk unggulan Indonesia untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Usman dalam siaran pers, Senin (28/9/2026).
Baca Juga
PLN dan Pelindo Siapkan 24 Unit OPS untuk Pelabuhan Tanjung Priok
Tujuh UMK binaan Pelindo yang mengikuti pameran tersebut adalah Prospero Food dengan produk minuman cokelat premium berbahan baku kakao Indonesia; Kenara dengan produk kerupuk udang dan ikan; Ing Pawon dengan produk herbal; serta Raya Craft, Selesa Handicraft, Neu Men, dan Gusbeisaekung dengan produk kerajinan dan fesyen.
Selain mempromosikan produk, UMK binaan juga memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan business matching dan penjajakan kerja sama dengan calon mitra. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelaku UMK untuk memahami kebutuhan pasar, memperoleh masukan terhadap produk, sekaligus membangun komunikasi bisnis yang dapat ditindaklanjuti.
Dalam kegiatan tersebut, Prospero Food menjalin komunikasi dengan 20 calon pembeli dari sejumlah negara, antara lain China, India, Arab Saudi, Myanmar, dan Libya. Prospero Food juga menandatangani MoU dengan National Pavilion of Indonesia dengan nilai potensi transaksi sebesar Rp1,2 miliar.
Marketing Manager Prospero Food, Melissa Gracia, mengapresiasi dukungan Pelindo mulai dari proses pembinaan hingga fasilitasi keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut.
“Keikutsertaan ini membuka peluang pasar internasional yang besar bagi produk kami. Kami berharap Pelindo terus memperluas program pembinaan UMK, memperkuat pendampingan ekspor, serta membuka lebih banyak akses business matching agar semakin banyak UMK Indonesia mampu naik kelas dan bersaing di pasar global,” ujar Melissa.
Baca Juga
Pelindo Perluas Manfaat TJSL, dari Penyandang Disabilitas hingga Masyarakat di Wilayah 3T
Program pembinaan UMK Pelindo mencakup peningkatan kualitas usaha, fasilitasi sertifikasi produk, digitalisasi, penguatan kemampuan manajerial, serta dukungan promosi dan pemasaran. Pembinaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan UMK dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.
Ke depan, Pelindo akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses pasar dan kesempatan usaha bagi UMK binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak produk unggulan Indonesia menembus pasar global sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
