Puluhan UMK Binaan Pelindo Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pelindo Sinergi Lokaseva, perusahaan yang bergerak dalam ekosistem jasa kepelabuhanan dan logistik, memperkuat pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pemberdayaan UMK Maritimepreneur dengan mendampingi 20 pelaku UMK memperoleh sertifikasi halal. Fasilitasi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan peluang pengembangan pasar.
Program tersebut kembali dijalankan setelah perusahaan sebelumnya melaksanakan inisiatif sertifikasi halal pada 2022 di wilayah Jakarta Utara. Tahun ini, PT Pelindo Sinergi Lokaseva bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika DKI Jakarta untuk memberikan pendampingan kepada UMK binaannya.
Baca Juga
PLN dan Pelindo Siapkan 24 Unit OPS untuk Pelabuhan Tanjung Priok
“Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal, tetapi mendorong peningkatan pemahaman, kualitas produk, dan daya saing UMK,” ujar Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026). .
Menurut dia, pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas dan kemandirian pelaku usaha. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai proses sertifikasi dan pengelolaan produk, pelaku UMK memiliki bekal untuk mengembangkan usahanya.
Rangkaian program mencakup pendampingan dan bimbingan teknis yang berlangsung sejak tahap awal administrasi hingga proses pemeriksaan kehalalan produk. Pelaku usaha mendapatkan pelatihan mengenai halal dan Sistem Jaminan Produk Halal, yaitu tata kelola yang digunakan untuk memastikan kehalalan produk secara berkelanjutan.
Pendampingan juga mencakup pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan akun SiHalal dan Cerol, verifikasi data pelaku usaha, proses pengajuan sertifikasi halal, hingga pemeriksaan kehalalan produk.
Wakil Direktur Bidang Umum dan SDM Lembaga Pemeriksa Halal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Abdul Muin mengapresiasi kolaborasi tersebut dalam mendukung proses sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman.
“Sebagaimana hadis khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Kami mengapresiasi empati, kepedulian dan komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva serta Pelindo dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Abdul Muin.
Dia berharap kerja sama tersebut terus berjalan sehingga pendampingan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Abdul Muin juga menyampaikan apresiasi kepada 20 peserta yang mengikuti program tersebut.
UMK Didorong Memperkuat Daya Saing
Salah satu peserta program, Rehan Mujahid, mengatakan pendampingan yang diterimanya memberikan pemahaman lebih baik mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi pengembangan usaha.
Baca Juga
Pelindo Perkenalkan ADHARA, Hubungkan Ekosistem Maritim dalam Satu Platform Digital
“Terima kasih PT Pelindo Sinergi Lokaseva karena kami berkesempatan mengikuti program TJSL ini. Kami berharap program ini dapat membantu usaha kami menjadi lebih baik, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka peluang untuk berkembang ke depannya,” kata Rehan.
Dewi mengatakan pemberdayaan UMK juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG), terutama melalui penguatan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui program TJSL Pemberdayaan UMK Maritimepreneur, kami ingin menghadirkan sinergi dan solusi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kami berharap program ini dapat memperkuat kemandirian dan daya saing pelaku usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Dewi.
