Capex XLSmart (EXCL) Naik Jadi Rp 20 Triliun, Target 5G Diperluas ke 101 Kota
Poin Penting
|
SURABAYA, Investortrust.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menaikkan capitalized capital expenditure (capex) 2026 dari Rp 15 triliun menjadi Rp 20 triliun. Tambahan investasi itu salah satunya menopang percepatan ekspansi jaringan 5G hingga 101 kota/kabupaten pada akhir 2026.
Direktur dan Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam mengatakan, target itu meningkat dari sebelumnya 88 kota/kabupaten. Perluasan dilakukan setelah perseroan mulai mengaktifkan spektrum 2,6 GHz yang diperoleh dari lelang frekuensi.
Baca Juga
XLSmart (EXCL) Kejar Target 88 Kota Jaringan 5G hingga Akhir 2026
“Kita setuju untuk memperluas 101 kota. Kota-kota baru, Lombok, Malang akan hadir sebelum akhir tahun ini. Ini akan lanjut terus ke tahun depan,” kata Shurish dalam Media Gathering XLSmart di Surabaya, Jumat (4/9/2026).
XLSmart diketahui memperoleh izin mengaktifkan spektrum baru tersebut pada 5 Agustus 2026. Dalam waktu sekitar tiga pekan, perseroan menyatakan spektrum 2,6 GHz telah aktif di seluruh site 5G yang dimilikinya. “Dalam waktu tiga minggu semuanya sudah aktif. Itu pertama (menang lelang) langsung digunakan. Semua 5G site 2,6 jaringannya sudah aktif,” ujarnya.
Saat ini layanan 5G XLSmart telah hadir di lebih dari 50 kota dengan dukungan sekitar 15.000 BTS 5G. Cakupan populasinya mencapai sekitar 23% secara nasional hingga semester pertama 2026.
Percepatan ekspansi itu ditopang pemanfaatan dua spektrum baru dengan fungsi berbeda. Spektrum 700 MHz diarahkan untuk memperluas jangkauan dan penetrasi sinyal, sedangkan 2,6 GHz digunakan untuk meningkatkan kapasitas di wilayah dengan trafik data tinggi.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys mengatakan, pengembangan 5G tidak dilakukan sekadar untuk mengejar jumlah kota. Perseroan menargetkan jaringan 5G dan 4G dapat hadir secara lebih menyeluruh di wilayah yang dilayani.
“Kita enggak sekadar ceplok-ceplok 5G hanya untuk sekadar menyatakan saya sudah 5G. Tapi betul-betul 5G dan 4G berada pada titik yang sama,” jelas Merza.
Baca Juga
Soal Kuota Hangus, XLSmart (EXCL) Klaim Sudah Siapkan Banyak Opsi bagi Pelanggan
Untuk mendukung ekspansi jaringan, entitas hasil merger dari XL Axiata dan Smartfren itu pun menaikkan capex 2026 menjadi Rp 20 triliun. Investasi tersebut digunakan untuk mendukung pengoperasian lebih dari 265.000 BTS, perluasan 5G, serta optimalisasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz.
XLSmart juga menyatakan pembangunan jaringan tidak hanya diarahkan ke wilayah dengan pertumbuhan trafik tinggi.
"Investasi juga ditujukan untuk memperbaiki kualitas konektivitas di wilayah yang masih membutuhkan akses jaringan lebih baik, sehingga dapat membuka ruang bagi aktivitas digital masyarakat dan dunia usaha," tutupnya.
