Perkuat Ekosistem Kreatif 'Social-First' di ASEAN, Feel Good Network Gandeng Lengua
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Feel Good Network, jaringan kreatif untuk mendukung pertumbuhan brand, memperluas ekosistem kreatif independennya dengan menggandeng Lengua, agensi yang fokus pada strategi social-first. Langkah ini memperkuat kemampuan jaringan dalam strategi media sosial, produksi konten, dan engagement melalui creator.
Co-Founder & CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra mengatakan masuknya Lengua bukan hanya memperluas layanan, tetapi juga memperkuat ekosistem spesialis yang telah dibangun jaringan tersebut. “Bergabungnya Lengua bukan sekadar memperluas layanan. tetapu memperkuat ekosistem yang telah kami bangun,” ujar Wisnu dikutip Rabu (26/8/2026).
Baca Juga
Bergabungnya Lengua terjadi ketika media sosial semakin menentukan cara brand berkomunikasi dengan audiens. Perbedaan karakter pengguna, algoritma, dan budaya di setiap platform membuat pendekatan yang berhasil di satu kanal belum tentu efektif di kanal lainnya.
Kondisi tersebut membuat media sosial tidak lagi hanya berfungsi sebagai saluran distribusi pada tahap akhir kampanye. Brand perlu memasukkan perspektif media sosial sejak proses kreatif dan strategi dimulai, termasuk memahami cara masyarakat berpikir dan berpartisipasi dalam budaya digital.
Sejak 2024, Lengua telah bekerja sama dengan PT Grab Indonesia, perusahaan teknologi yang menyediakan layanan transportasi, pengantaran, dan layanan digital, dalam lebih 40 kampanye. Kolaborasi tersebut mencakup strategi, storytelling berbasis platform, serta produksi konten untuk ekosistem media sosial.
Salah satu kampanye yang menonjol adalah #MelajuDenganSyantiek. Kampanye tersebut mengubah program perekrutan pengemudi perempuan Grab dari sekadar komunikasi rekrutmen menjadi percakapan yang lebih luas mengenai peran perempuan. Lengua menempatkan pengemudi perempuan sebagai tokoh utama dan menggunakan creator untuk memperkuat pesan.
Kampanye #MelajuDenganSyantiek menghasilkan 26,6 juta views, 8 juta reach, dan 1,3 juta engagements. Kampanye tersebut juga menarik lebih dari 20.000 prospek pengemudi perempuan serta mencatat estimasi return on investment atau ROI sebesar 2,82 kali.
Kinerja kreatif Lengua juga mendapat pengakuan melalui sejumlah ajang penghargaan industri regional, termasuk Hashtag Asia Awards dan Content Marketing Awards Asia-Pacific (CMAA). Sepanjang 2026, Lengua meraih 16 penghargaan dari kedua ajang tersebut.
Menurut Wisnu Satya Putra, kompleksitas platform sosial membuat brand membutuhkan spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten dalam satu strategi pertumbuhan. “Inilah peran yang akan dimainkan Lengua di dalam Feel Good Network,” katanya.
Co-Founder & Managing Director Lengua Darryl Driyarto Han mengatakan bergabungnya Lengua memberikan ruang lebih besar bagi agensi untuk mengembangkan pendekatan social-first melalui jaringan spesialis yang lebih luas. “Selama bertahun-tahun, kami berfokus membangun craft, people, dan perspektif berbasis budaya yang berangkat dari pemahaman terhadap manusia sebelum platform,” ujar Darryl.
Baca Juga
Bidik Pasar Regional, Agensi Kreatif Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia
Menurut dia, integrasi dengan Feel Good Network memungkinkan Lengua membawa perspektif tersebut ke cakupan yang lebih besar tanpa meninggalkan karakter yang telah dibangun. “Ini bukan tentang menjadi lebih lantang, tetapi membangun sesuatu yang dapat bertahan dalam jangka panjang,” katanya.
Di dalam Feel Good Network, Lengua akan bekerja bersama unit spesialis, seperti Innercircle, 8RICKS, dan Tales Asia, serta tim yang menangani content, creator, media, dan data. Integrasi tersebut memungkinkan jaringan menyesuaikan spesialis dengan kebutuhan setiap klien, mulai dari pengembangan brand platform dan full-funnel creative hingga social culture, produksi konten, community building, serta pertumbuhan yang dapat diukur.
