Pabrik Mazda di Bogor Bakal Produksi 10.000 Mobil per Tahun, CX-30 Siap Jadi Pionir
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) mulai merakit kendaraan Mazda di Indonesia melalui pabrik baru di Citeureup, Bogor. Mazda CX-30 menjadi model pertama yang diproduksi secara lokal.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi lebih dari 10.000 unit per tahun. Operasional dilakukan dalam dua shift dengan peluang peningkatan kapasitas sesuai perkembangan bisnis.
Fasilitas ini dibangun di atas lahan hampir 65.000 meter persegi. Seluruh lini produksi menerapkan standar manufaktur global Mazda, mulai dari perakitan hingga pengujian kualitas kendaraan.
President Director PT Eurokars Produksi Pratama sekaligus Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio mengatakan, pabrik tersebut menjadi fondasi pengembangan manufaktur Mazda di Indonesia.
“Ke depan, Mazda Indonesia Plant akan menjadi fondasi bagi pengembangan manufaktur Mazda di Indonesia, mulai dari pengembangan model-model baru, peningkatan kapasitas produksi secara bertahap, hingga penguatan kolaborasi dengan industri pendukung nasional. Kami ingin memastikan bahwa investasi ini tidak hanya menghadirkan kendaraan berkualitas global, tetapi juga menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan, masyarakat, dan industri otomotif Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga
Mazda Investasi Lebih dari Rp400 Miliar Bangun Pabrik Perakitan Pertama di Indonesia
Mazda memastikan seluruh kendaraan melewati proses inspeksi berlapis sebelum dipasarkan. Pengujian dilakukan mulai dari wheel alignment, water leak test, hingga product audit sesuai standar global perusahaan.
Selain memperkuat kapasitas produksi, Mazda juga menyiapkan pengembangan model lain untuk dirakit di Indonesia. Merek asal Jepang itu juga membuka peluang peningkatan penggunaan komponen lokal dan aktivitas ekspor mengikuti perkembangan bisnis.
Senior Executive Officer ASEAN Business Office Mazda Motor Corporation, Toru Nakajima mengatakan, Mazda mendukung pengembangan fasilitas tersebut melalui transfer teknologi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.
“Mazda Motor Corporation mendukung pengembangan Mazda Indonesia Plant melalui transfer pengetahuan manufaktur, sistem produksi, praktik manajemen kualitas, serta pengembangan kapabilitas sumber daya manusia. Kami percaya bahwa kualitas dibangun oleh manusia, disempurnakan melalui proses yang disiplin, dan dipertahankan melalui perbaikan yang berkelanjutan,” tutup Toru.
