Juru Bicara OIKN Troy Pantouw Meninggal, Ini Profil dan Jejak Kariernya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026). Ia wafat dalam usia 58 tahun.
Kabar duka tersebut pertama kali beredar melalui grup WhatsApp media Otorita IKN. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Otorita IKN mengenai penyebab meninggalnya Troy.
Baca Juga
Koreksi Desain IKN, Prabowo Minta OIKN Perbanyak Embung dan Antisipasi Karhutla
Troy menjabat sebagai staf khusus kepala otorita IKN bidang komunikasi publik sekaligus juru bicara otorita IKN sejak 2023.
Dalam jabatannya, ia bertanggung jawab menyusun strategi komunikasi publik, menyampaikan informasi resmi mengenai pembangunan IKN, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Sejak bergabung dengan Otorita IKN, Troy menjadi salah satu pejabat yang rutin menyampaikan perkembangan pembangunan ibu kota baru melalui konferensi pers dan berbagai penjelasan resmi kepada publik.
Troy memiliki latar belakang pendidikan di bidang psikologi, media, dan komunikasi. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Psikologi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, kemudian meraih gelar Master of Arts (MA) bidang Media dan Komunikasi dari Birmingham City University, Inggris.
Ia juga mengikuti pendidikan eksekutif di Henley Business School, Inggris, serta memiliki sertifikasi Indonesia Accredited Public Relations (IAPR) dan Fellow Public Relations (FPR).
Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Troy telah berkarier lebih dari 30 tahun di bidang media dan komunikasi. Kariernya dimulai sebagai reporter sekaligus penyiar Radio Suara Surabaya pada 1987 hingga 1992. Ia kemudian bergabung dengan SCTV sebagai executive producer pada periode 1990-1998.
Baca Juga
Genjot Pembangunan IKN Batch 3, OIKN Ajukan Tambahan Anggaran Rp 2,86 Triliun
Setelah itu, Troy menempati sejumlah posisi di bidang komunikasi korporasi di berbagai perusahaan, antara lain Danone AQUA, Standard Chartered Bank, Nissan Motor Indonesia, Kabelvision, dan Jamu Air Mancur.
Selain berkiprah di sektor swasta, Troy juga pernah terlibat dalam berbagai lembaga publik dan organisasi kemanusiaan. Ia pernah menjadi kepala komunikasi publik dalam penanganan pandemi Covid-19 serta bekerja bersama Save The Children Indonesia, Katadata, dan AIS Training and Consulting.
