Jubir OIKN Troy Pantouw Meninggal, Basuki Hadimuljono Lepas Jenazah Senin Pagi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berduka atas meninggalnya Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara OIKN, Troy Pantouw.
Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto menyatakan, keluarga besar OIKN merasa sangat terpukul atas kepergian Troy. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu putra terbaik OIKN.
"Pada hari ini kami keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara berduka cita atas kami kehilangan putra terbaik kami, selaku juru bicara di Otorita IKN, staf khusus Kepala Otorita IKN bidang komunikasi publik, Bapak Troy Pantouw," kata Bimo di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).
Bimo juga menuturkan, seluruh ASN otorita mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan oleh Sang Maha Pencipta.
"Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan. Kami semua keluarga besar Otorita IKN selalu berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan dan juga pastinya kami berdoa untuk almarhum Bapak Troy Pantouw akan diterima di sisi-Nya," ujarnya.
Dikatakan Bimo, beberapa hari sebelum meninggal dunia, Troy masih beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan kondisi sakit berat.
Baca Juga
Juru Bicara OIKN Troy Pantouw Meninggal, Ini Profil dan Jejak Kariernya
"Beberapa hari ke belakang ini kita semua sebetulnya dalam kondisi yang sehat, tidak ada sakit yang akut. Paling tidak ada semacam flu-flu tapi tidak begitu akut, dan ini sepertinya kami juga kaget juga dengan kejadian seperti ini," tuturnya.
Ia menambahkan, seluruh jajaran OIKN memang tengah disibukkan dengan persiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN, Kalimantan Timur. Namun, ia menegaskan agenda tersebut tetap berjalan sesuai rencana.
"Masih, semua berjalan dengan sesuai dengan rencana-rencana yang sudah kita persiapkan. Saya rasa tidak ada hubungannya dengan proses dari rencana-rencana kegiatan. Kita ini benar-benar, kita juga agak sedikit shock," tegas Bimo.
Bimo turut mengungkapkan, komunikasi terakhirnya dengan Troy berlangsung pada Jumat (24/7/2026) siang saat membahas persiapan peringatan HUT ke-81 RI. Saat itu, katanya, kondisi Troy masih sehat.
"Terakhir hari Jumat siang. Beliau itu sehat-sehat saja, tidak ada keluhan apa pun," ucap Bimo.
Ia juga mengungkapkan, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bersama seluruh jajaran eselon I OIKN dijadwalkan menghadiri pelepasan jenazah secara kedinasan pada Senin (27/7/2026) pukul 10.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
"Rencananya besok kami secara kedinasan akan melepas almarhum dari RSPAD Gatot Soebroto ini, kemudian almarhum akan disemayamkan di TPU Tanah Kusir," jelas Bimo.
Sementara itu, putra sulung almarhum, Romeo Matthew Pantouw, mengatakan bahwa keluarga masih terkejut atas kepergian ayahnya. Dikatakan, beberapa jam sebelum meninggal dunia, Troy masih mengikuti doa bersama keluarga melalui panggilan suara.
"Pada jam 00.00 malam hari (Sabtu dini hari), kami sempat voice call, conference call, satu keluarga karena itu memang kebiasaan kami untuk berdoa bersama pada malam hari. Dan beliau masih terdengar sehat, masih bisa berbicara dengan normal, tidak ada sakit apa pun sejauh ini," kata Romeo.
Romeo menambahkan, sang ayah hanya mengeluhkan flu dan badan terasa pegal dalam beberapa waktu terakhir. "Memang akhir-akhir ini beliau merasakan flu, pegal badan, hanya itu saja. Tidak ada penyakit yang serius," tandasnya.
Ia menjelaskan, pada Sabtu (25/7/2026) pagi sopir pribadi Troy datang ke kediamannya di IKN untuk mengantarkannya menghadiri kegiatan di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP). Namun hingga menjelang siang, Troy tidak kunjung keluar dari rumah.
Baca Juga
Genjot Pembangunan IKN Batch 3, OIKN Ajukan Tambahan Anggaran Rp 2,86 Triliun
Keluarga kemudian mencoba menghubungi Troy melalui telepon dan video call. Setelah tidak mendapat respons, keluarga meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk membuka pintu rumah. "Akhirnya beliau sudah ditemukan tidak bernafas," kata Romeo dengan tenang.
Menurut Romeo, ayahnya ditemukan di tempat tidur dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina di IKN. Namun dokter menyatakan Troy telah meninggal dunia.
"Beliau ditemukan di tempat tidur. Setelah itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina di IKN dan dokter menyatakan sudah selesai (Troy menghembuskan nafas terakhir, red)," terangnya.
Romeo tak menampik bahwa keluarga belum memperoleh informasi medis secara menyeluruh mengenai penyebab kematian. Namun berdasarkan informasi yang diterima keluarga, kematian Troy dinyatakan sebagai kematian wajar.
"Untuk informasi detailnya kami terus terang belum mendapat secara holistik. Tapi memang apa yang kami dengar, kematiannya secara wajar," katanya.
Ia juga mengenang ayahnya sebagai sosok yang inspiratif dan tidak pernah berhenti belajar. "Beliau orang yang tidak mau berhenti belajar, terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, terus mengembangkan network dan tetap rendah hati. Itu yang saya pelajari dari tindakan beliau selama hidup," ungkap Romeo.
