ION Lolos 'Due Diligence' Google Sebelum Kantongi Hibah Rp 27 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Google.org memberikan dana hibah sebesar US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 27 miliar kepada Indonesia Open Network (ION) pada Juli 2026. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan jaringan digital terbuka yang bertujuan memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia.
Steering Committee Indonesia Open Network (ION) Bayu Prawira Hie mengatakan hibah tersebut diberikan Google.org untuk mendukung agar ION dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga
"Jadi, yang memberikan hibah kepada ION sebesar US$ 1,5 juta, kira-kira Rp 27 miliar. Nah itu memang diberikan sebagai hibah dari Google untuk men-support supaya ION ini bisa berjalan dengan baik. Jadi, kalau kita Google.org itu adalah divisi dari Google yang bertujuan untuk membangun kemaslahatan masyarakat," kata Bayu saat wawancara di kantor Investortrust, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Menurut dia, besarnya hibah tersebut tidak diperoleh secara mudah. Sebelum mengucurkan dana, Google terlebih dahulu melakukan proses due diligence untuk memastikan ION memiliki tata kelola baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Google perusahaan besar. Pertanyaannya adalah emangnya gampang dapat itu. Untuk mendapatkan itu kan kita pasti melalui due diligence," imbuhnya.
Bayu mengatakan Google juga menilai secara menyeluruh manfaat program yang dijalankan ION serta tata kelola organisasinya. "Pasti bisa melihat dengan jelas apakah ION ini memang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Apakah memang governance-nya bagus sehingga uang yang diberikan benar-benar digunakan untuk tujuan ini," tuturnya.
Bayu menyebut proses penilaian tersebut menjadi bukti bahwa ION dinilai layak memperoleh dukungan karena memiliki tujuan yang jelas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. "Tentunya hal-hal seperti itu mereka screening dulu bahwa ini adalah suatu hal yang memang pantas mereka dukung dan manfaatnya jelas," tegas dia.
Baca Juga
Presdir ION Bayu Prawira Hie: Indonesia Butuh Infrastruktur Digital yang Menggerakkan UMKM
Menurut Bayu, dukungan Google diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan berbagai pihak terhadap pengembangan ION sebagai infrastruktur digital terbuka yang berfokus pada penguatan UMKM di Indonesia.
"Nah, itulah memberikan keyakinan buat semua pihak bahwa apa yang kita lakukan ini adalah memberikan manfaat untuk semua pihak dan untuk kemaslahatan masyarakat dengan menggerakkan ekonomi UMKM," ungkapnya.
