Antrean SPBU di Medan Terurai, Pertamina Optimalkan Distribusi
Poin Penting
|
MEDAN, Investortrust.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan dan sekitarnya terus membaik setelah perusahaan mempercepat penyaluran bersama berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut membuat antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai kembali normal sehingga pasokan energi kepada masyarakat semakin terjaga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan perusahaan terus mengoptimalkan seluruh rantai pasok energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan distribusi berlangsung.
"Kondisi penyaluran BBM di Kota Medan terus menunjukkan perkembangan positif. Antrean di sejumlah SPBU mulai kembali normal sebagai hasil dari berbagai upaya percepatan distribusi yang kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus mengoptimalkan operasional hingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal sepenuhnya," ujar Fahrougi dikutip Senin (20/7/2026).
Baca Juga
Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM, Pertamina Pastikan Distribusi Energi di Sumut Normal
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam. Perusahaan juga menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel awak mobil tangki (AMT), serta mengoptimalkan pasokan dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Langkah tersebut didukung melalui sinergi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), TNI, Polri, pemerintah daerah, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), pengusaha SPBU, serta mitra transportir. Kolaborasi itu mempercepat distribusi BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat berangsur pulih.
Selain memperkuat distribusi, Pertamina terus memantau stok dan penyaluran BBM di seluruh SPBU. Ketika terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu, perusahaan segera melakukan penyesuaian pasokan melalui skema reguler alternatif emergency (RAE), yaitu mekanisme distribusi darurat untuk menjaga ketersediaan BBM di lokasi yang mengalami lonjakan permintaan.
Perbaikan kondisi distribusi mulai dirasakan masyarakat. Samsuri, 60 tahun, pengemudi ojek daring di Kota Medan, mengaku proses pengisian BBM kini jauh lebih lancar dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
"Beberapa hari yang lalu saya mengimbau masyarakat untuk bersabar karena memang sempat ada kendala. Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Antrean sudah berkurang dan pengisian BBM juga lebih lancar. Saya merasakannya sendiri. Terima kasih kepada pemerintah dan Pertamina yang terus bekerja sehingga kondisinya semakin membaik," ungkap Samsuri.
BPH Migas dan Pertamina tinjau SPBU
Sebagai bagian dari pengawasan di lapangan, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kepala BPH Migas meninjau operasional SPBU di Kota Binjai. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik serta menjamin pasokan dan distribusi BBM tetap lancar.
Baca Juga
Berkat Transformasi Layanan, Pertamina Pulang Bawa 3 Trofi dari Australia
Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan apresiasi kepada BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, mitra transportir, serta seluruh Perwira Pertamina yang terus bersinergi mendukung percepatan distribusi BBM di Sumatra Utara.
Perusahaan mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berlangsung optimal. Pertamina menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap operasional dan penyaluran BBM di lapangan untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap terjaga.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 yang beroperasi selama 24 jam.
