Baru Menang Lelang, XLSmart (EXCL) Ngebut Ekspansi 5G ke 8 Kota dan Kabupaten di Jatim
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) atau XLSmart mempercepat ekspansi layanan 5G di Jawa Timur usai memenangkan lelang frekuensi 700 MHz. Perseroan memperluas implementasi 5G Blanket Coverage ke delapan kota dan kabupaten untuk menopang ekonomi digital.
Regional Group Head XLSmart Area Jawa Timur, Dodik Ariyanto mengatakan, Jawa Timur menjadi wilayah strategis karena kebutuhan layanan digital terus meningkat. Karena itu, perusahaan terus memperkuat kualitas jaringan di provinsi tersebut.
"Jawa Timur merupakan salah satu wilayah strategis bagi XLSMART dengan pertumbuhan kebutuhan layanan digital yang terus meningkat. Karena itu kami terus meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas implementasi 5G Blanket Coverage agar pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang semakin cepat, stabil, dan konsisten," ujar Dodik dalam keterangan resmi, Kamis (16/7/2026).
Data perusahaan menyebut, jaringan XLSmart di Jawa Timur didukung lebih dari 29.000 BTS, termasuk sekitar 2.100 BTS 5G. Infrastruktur tersebut melayani seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Ekspansi ini dilakukan seiring meningkatnya konsumsi data pelanggan. Trafik data di Jatim disebut tumbuh 6% secara tahunan, dengan rata-rata penggunaan mencapai 25 GB per pelanggan setiap bulan.
Hingga kini, layanan 5G Blanket Coverage telah hadir di Surabaya, Bangkalan, Gresik, Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, dan Tuban. Surabaya menjadi kota pertama yang menikmati cakupan 5G secara menyeluruh sebelum diperluas ke wilayah lain.
Baca Juga
Biaya Spektrum Turun, Prospek Saham ISAT, EXCL, dan TLKM Makin Cerah, Ini Target Harganya
Menurut Dodik, investasi jaringan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendukung produktivitas pelaku usaha. Konektivitas yang lebih andal diharapkan mempercepat transformasi digital UMKM hingga sektor industri.
Head of Regional Technical Network XLSmart, Moch. Irwan Harahap menambahkan, perusahaan akan terus meningkatkan kapasitas jaringan. Langkah tersebut diharapkan memperluas manfaat teknologi digital bagi masyarakat dan dunia usaha di Jawa Timur.
"Kami percaya konektivitas yang berkualitas bukan hanya menghadirkan pengalaman internet yang lebih baik, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, berkreasi, dan mengembangkan usaha," kata Irwan.
Sebagai informasi, entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu sebelumnya memenangkan lelang pita frekuensi 700 MHz dengan alokasi blok 30 MHz (2x15 MHz) melalui nilai penawaran Rp 1,06 triliun. Perusahaan pun optimistis untuk mengejar target ekspansi 5G ke 88 kota hingga akhir tahun ini.
