Ekspor Mobil Toyota Naik 12,29% hingga Mei 2026, Tembus 121.832 Unit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Toyota Indonesia mencatatkan ekspor kendaraan bermerek Toyota sebanyak 121.832 unit sepanjang Januari–Mei 2026. Angka tersebut menjunjukkan peningkatan sebanyak 12,29%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 108.501 unit.
Kinerja tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekspor otomotif nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor kendaraan utuh Indonesia sepanjang Januari–Mei 2026 mencapai 207.222 unit, naik 7,64% dibandingkan 192.506 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga
Dengan capaian tersebut, kendaraan bermerek Toyota menyumbang sekitar 58,8% terhadap total ekspor kendaraan utuh Indonesia. Di tengah dinamika industri otomotif global, kinerja tersebut mencerminkan daya saing industri manufaktur otomotif Indonesia yang tetap kompetitif di tengah tantangan geopolitik global.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, Toyota Indonesia akan terus memperkuat kinerja ekspor melalui perluasan pasar, peningkatan daya saing produk, serta pengembangan kendaraan berteknologi rendah emisi.
"Toyota Indonesia akan terus memperkuat kinerja ekspor melalui perluasan pasar, peningkatan daya saing produk, serta pengembangan kendaraan berteknologi rendah emisi untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional," ujar Nyoman di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga
CLSA: Astra Otoparts Tetap Tangguh, Meski Pasar Mobil Indonesia Masih Lesu
Pertumbuhan ekspor Toyota didorong meningkatnya permintaan dari kawasan Asia yang tumbuh 17,8% dan kawasan Amerika sebesar 20,9% sepanjang Januari–Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan di kedua kawasan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan dari negara-negara di Timur Tengah yang terkoreksi sekitar 20,81%.
Toyota menilai capaian tersebut menunjukkan ketahanan jaringan ekspor yang didukung diversifikasi pasar global, sehingga mampu menjaga kinerja ekspor di tengah dinamika pasar internasional. Konsistensi ekspor juga ditopang berbagai model kendaraan yang diproduksi di Indonesia dan memiliki daya saing di pasar global.
Baca Juga
Ditargetkan Operasi 2028, Pemerintah Bangun Pabrik Bioetanol Lampung dengan Gandeng Toyota
Sepanjang Januari–Mei 2026, Avanza/Veloz menjadi kontributor ekspor terbesar dengan 27.647 unit, disusul Raize sebanyak 22.262 unit, serta Yaris Cross sebanyak 16.855 unit. Model-model tersebut dikembangkan dan diproduksi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia, namun mampu diterima di berbagai pasar internasional.
Sejalan dengan tren elektrifikasi kendaraan, Toyota Indonesia juga terus meningkatkan ekspor kendaraan hybrid. Sepanjang Januari–Mei 2026, ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electrified Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV mencapai 10.632 unit, meningkat 42,8% dibandingkan 7.444 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan pasar global terhadap kendaraan elektrifikasi produksi Indonesia.
