Bahlil: Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Masuk Tahap Akhir, Hasilnya Dievaluasi Juli Ini
Poin Penting
|
KARAWANG, investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah masih melanjutkan uji coba tabung gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) berukuran 3 kilogram (kg) yang disiapkan sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Hasil pengujian tahap ketiga ditargetkan diketahui pada pertengahan Juli 2026.
Bahlil mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, penggunaan tabung CNG berkapasitas lebih besar, yakni 12 kilogram dan 20 kilogram, sejauh ini tidak menghadapi kendala berarti.
Baca Juga
"CNG itu, di Jawa Tengah saya baru dapat informasi dari Gubernur Jawa Tengah, kalau yang untuk 12 kg itu sudah tidak ada isu. Yang 20 kg juga sudah tidak ada isu," ujar Bahlil seusai peluncuran mandatori B50 oleh Presiden Prabowo Subianto di Karawang, Kamis (9/7/2026).
Menurut Bahlil, fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pengujian tabung CNG 3 kg karena memiliki spesifikasi teknis yang berbeda, terutama terkait tekanan gas yang jauh lebih tinggi.
"Yang kita lagi uji coba tabung untuk 3 kg. Karena itu kan tekanan barnya sekitar 210 sampai 290. Nah ini masih uji coba tahap ketiganya di pertengahan bulan Juli," kata mantan Menteri Investasi tersebut.
Baca Juga
Tunggu Skema ESDM, Pertagas Siap Dukung Program Tabung CNG Pengganti LPG 3 Kg
Bahlil menegaskan pemerintah belum akan mengambil keputusan lebih lanjut sebelum seluruh rangkaian pengujian selesai dilakukan dan hasil evaluasinya diterima. "Kalau itu sudah selesai baru saya akan sampaikan lagi. Doain, mudah-mudahan sukses uji cobanya," ujarnya.
Pemerintah sebelumnya menyiapkan CNG sebagai salah satu alternatif energi rumah tangga untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Sebelum diimplementasikan secara luas, Kementerian ESDM memastikan seluruh aspek keselamatan, mulai dari ketahanan tabung hingga sistem pengaman, harus lolos pengujian terlebih dahulu.
