Bahlil Pastikan Uji Coba CNG Pengganti LPG 3 Kg Berlanjut, Tinggal Tunggu Uji Tembak
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan uji coba tabung compressed natural gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi telah memasuki tahap akhir.
Saat ini, pengujian yang dilakukan Laboratorium Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) tinggal menyisakan uji tembak untuk memastikan aspek keselamatan sebelum program dilanjutkan ke tahap berikutnya.
"Saya baru tiga hari lalu dipresentasikan hasil tabung 3 kilogram (CNG) dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir. Tetapi menurut informasi yang saya terima dari hasil mereka, tinggal uji tembak saja yang belum," ujar Bahlil saat ditemui di Sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Baca Juga
Uji Coba CNG Pengganti LPG 3 Kg Dimulai Agustus, Jawa Barat Jadi Lokasi Perdana
Bahlil menjelaskan, uji tembak dilakukan untuk menguji ketahanan tabung terhadap kondisi ekstrem, termasuk paparan panas hingga sekitar 850 derajat Celsius. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan tabung sebelum digunakan masyarakat.
"Karena itu kan diuji tembak dengan pembakaran 850 (derajat) panasnya itu. Dan itu sudah tinggal uji tembak saja," beber mantan Menteri Investasi tersebut.
Bahlil menjelaskan, proses pengujian tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga di China sebagai bagian dari rangkaian pengembangan teknologi tabung CNG.
"Dua-duanya dilakukan. Jadi kita juga tembak juga," sebutnya.
Saat ditanya mengenai peluang implementasi program diversifikasi energi tersebut pada Agustus 2026, Bahlil belum memberikan kepastian jadwal. Dia pun meminta masyarakat mendoakan agar seluruh proses berjalan lancar dan menghasilkan solusi terbaik bagi kebutuhan energi nasional.
"Kau doakan saja. Ya. Doakan ya, yang terbaik untuk Ibu Pertiwi tercinta," tutur Bahlil.
Baca Juga
Proyek CNG Pengganti LPG 3 Kg Digarap Bareng Pindad, Uji Coba Dimulai Seusai Tes di China
Pemerintah sebelumnya menyiapkan CNG sebagai salah satu alternatif pengganti LPG 3 kg untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG sekaligus memperluas pemanfaatan gas bumi domestik. Sebelum diterapkan secara lebih luas, pemerintah memastikan seluruh aspek keselamatan dan keandalan teknologi harus memenuhi standar yang ditetapkan.

