Mentan Amran Klaim Teknologi Pertanian di Papua Setara Jepang dan Amerika Serikat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan pertanian di Merauke, Papua Selatan telah sejajar dengan negara-negara maju. Hal ini diungkapkannya saat melihat langsung anak muda Papua mengoperasikan drone dan berbagai alat mesin pertanian (alsintan) modern.
Menurut Mentan Amran, penguasaan teknologi oleh generasi muda Papua tersebut menjadi fondasi penting dalam percepatan swasembada pangan nasional sekaligus peningkatan. Ia mengaku bangga melihat generasi muda Merauke mampu menguasai teknologi pertanian yang selama ini identik digunakan di negara-negara maju.
"Artinya, teknologi yang digunakan Merauke, Papua Selatan itu sejajar dengan Jepang, yang digunakan di Amerika dan negara-negara lain." pungkas Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/7/2026).
Mentan Amran mengatakan mekanisasi menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian di Papua Selatan. Petani kini tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional karena seluruh tahapan budidaya mulai dari tanam hingga panen dilakukan menggunakan teknologi modern.
"Makanya, mereka menggunakan drone, tanam menggunakan rice transplanter, menggunakan combine harvester, itu luar biasa," imbuhnya.
Baca Juga
Mentan dan Bulog Akselerasi Merauke Jadi Lumbung Pangan Nasional
Menurutnya, penerapan teknologi modern telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan intensitas tanam maupun produktivitas pertanian di Merauke. "Alat yang digunakan dan tadi peningkatan indeks pertanaman, IP, ini kini bukan basa-basi. Tadi yang berbicara mereka. IP itu tingkat nasional sekitar 1,6 sampai 1,7. Di Merauke itu sudah IP 2, artinya dua kali tanam per tahun. Kalau bisa tiga kali," katanya.
Selain frekuensi tanam yang meningkat, produktivitas padi juga terus mengalami kenaikan. Jika sebelumnya hasil panen hanya sekitar tiga ton per hektare, kini banyak petani telah mampu menghasilkan empat hingga tujuh ton per hektare.
"Dulu produksinya tiga ton, sekarang sudah ada empat ton, lima ton, ada enam ton, ada tujuh ton. Ini untuk semua rakyat, untuk kesejahteraan masyarakat kita. Pendapatannya naik. Tadi Pak Bupati sampaikan sampai 300%. Ini luar biasa," ungkap Mentan Amran.
