RUEN Dikebut Rampung September 2026, ESDM Keliling Indonesia Serap Masukan Publik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembaruan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dapat diselesaikan paling lambat pada September 2026 setelah melalui serangkaian uji publik di berbagai daerah.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan konsultasi publik di sejumlah provinsi guna menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga
"Sekarang kita lagi uji publik di beberapa provinsi. Yang sudah di Semarang, kemudian pekan depan kemungkinan ke Papua. Ada sekitar enam lokasi untuk uji publik dan menerima masukan-masukan," ujar Erani saat ditemui di Sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Menurut dia, proses tersebut dilakukan untuk memastikan penyusunan RUEN berjalan secara partisipatif dan mampu mengakomodasi kebutuhan serta kondisi energi di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah menargetkan penyelesaian RUEN tidak melampaui batas waktu yang telah ditentukan setelah terbitnya Kebijakan Energi Nasional (KEN).
Erani menjelaskan, sesuai ketentuan, penyusunan RUEN harus selesai maksimal satu tahun setelah penetapan KEN yang diterbitkan pada Oktober 2025 lalu. "Kalau bisa September (2026) sudah selesai," sebut Erani.
Baca Juga
Setelah RUEN ditetapkan, pemerintah daerah selanjutnya akan menyusun Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebagai turunan kebijakan energi nasional yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi energi masing-masing wilayah. "RUED disusun setelah RUEN selesai," ujar Erani.
Nantinya, pembaruan RUEN akan ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) dan menjadi pedoman utama dalam pengembangan sektor energi nasional, termasuk untuk mendukung target ketahanan energi dan transisi menuju energi yang lebih bersih.
