Tol Palembang-Betung Dikebut, Seksi 1 dan 2 Ditargetkan Rampung Kuartal III/2026
2 Seksi Tol Kayuagung-Palembang-Betung Dibidik Rampung Kuartal III/2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan dua seksi Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung, yakni Seksi 1 Kramasan-Sungai Rengas dan Seksi 2 Sungai Rengas-Pangkalan Balai, dengan target penyelesaian pada kuartal III/2026.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) tersebut memiliki manfaat besar bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Sumatra.
“Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” kata Dody dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/5/2026).
Baca Juga
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Jalan Tol saat Mudik Lebaran 2026
Sebagai gambaran, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung memiliki panjang total 111,69 kilometer (km) dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra. Ruas Kayuagung-Palembang sepanjang 37,62 km telah beroperasi, sementara lanjutan menuju Betung sepanjang 69,19 km masih dalam tahap pembangunan.
Adapun pembangunan ruas Tol Palembang-Betung terbagi dalam tiga seksi. Seksi 1 Kramasan-Sungai Rengas memiliki panjang 21,5 km, Seksi 2 Sungai Rengas-Pangkalan Balai (33 km), serta Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung (14,69 km).
Dody menyebut, pihaknya saat ini memfokuskan percepatan pembangunan pada Seksi 1 dan Seksi 2 karena dinilai akan memperkuat konektivitas kawasan perkotaan Palembang menuju wilayah utara Sumatra Selatan (Sumsel) serta mendukung kelancaran arus logistik lintas provinsi.
Berdasarkan data progres pembangunan, pada seksi 1 pembebasan lahan telah mencapai 95,43% dengan progres konstruksi sebesar 92,07%. Sementara pada seksi 2, progres pengadaan lahan mencapai 95,58% dan progres konstruksi sebesar 89,88%.
Lebih lanjut, Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung mencatat progres pembebasan lahan sebesar 86,15% dengan progres konstruksi 51,82% dan ditargetkan selesai pada awal 2027.
Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Pekerjaan konstruksi seksi 1 dan seksi 2 dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), sedangkan seksi 3 dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Baca Juga
Menko AHY: 3.115 Km Jalan Tol dan 10 Ruas Tol Fungsional Siap Hadapi Mudik 2026
Secara keseluruhan, proyek Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung memiliki nilai investasi sekitar Rp 14,98 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun. Kehadiran tol ini ditargetkan memangkas waktu tempuh perjalanan Palembang-Betung dari sekitar tiga jam menjadi sekitar satu jam.
Selain meningkatkan efisiensi perjalanan, tol tersebut juga diharapkan memperlancar distribusi logistik, menurunkan biaya transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan di Sumatra bagian Selatan.

