Mendag Budi Lepas Ekspor Gula Kelapa Senilai Rp 822,48 Juta Asal Banyumas ke AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso melepas ekspor 20 ton gula kelapa senilai US$ 46 ribu atau setara Rp 822,48 juta yang diproduksi PT Integral Mulia Cipta (IMC) asal Banyumas, Jawa Tengah ke Chicago, Amerika Serikat (AS).
Mendag Budi mengatakan, para pelaku usaha di daerah terus didorong untuk mengikuti penjajakan bisnis (business matching) dan menggunakan surat keterangan asal (SKA) dalam aktivitas ekspornya agar mendapatkan pengurangan bea masuk ke negara tujuan ekspor.
“Kami ingin tumbuh bersama-sama dan meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah. Salah satunya, dengan Kabupaten Banyumas, untuk meningkatkan ekspor gula kelapa ke berbagai negara,” kata Mendag Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga
Ekspornya ke Kanada Dilepas Kemendag, Pabrik Fabrikasi Baja ini Telah Ekspor Senilai Rp3,8 Miliar
Mendag Budi mengungkapkan, agar komoditas daerah seperti gula kelapa asal Banyumas bisa berkembang, pelaku usaha bisa memanfaatkan berbagai fasilitasi perdagangan. “Silakan memanfaatkan berbagai fasilitas perdagangan untuk memperoleh keuntungan dan mengembangkan usaha,” ujar dia.
Menurut Budi, keberhasilan PT IMC dalam merambah pasar internasional tidak lepas dari kemampuannya memanfaatkan berbagai fasilitasi perdagangan. PT IMC pernah mengikuti business matching virtual dengan pembeli (buyer) AS.
Perusahaan itu juga mendapatkan buyer dari Jerman melalui fasilitasi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg, Jerman. Eksportir ini pun ikut serta pada Trade Expo Indonesia 2024 dan mendapatkan sejumlah buyer potensial.
Baca Juga
BI Bidik Ekspor Kopi US$ 12,5 Miliar Melalui Program Cangkir Barista
“PT IMC adalah contoh pelaku usaha yang berhasil memperluas jangkauan pasarnya dengan mengoptimalkan fasilitasi perdagangan,” terang Mendag Budi.
PT IMC adalah produsen gula kelapa yang beroperasi sejak 2012. Produknya ditujukan untuk industri yang memerlukan penggunaan gula aren. Hingga saat ini, PT IMC telah menembus 56 negara tujuan ekspor di kawasan Amerika, Asia, Eropa, Afrika, dan Australia.
Untuk mengakselerasi pertumbuhan komoditas lokal dalam menembus pasar global, Mendag Budi mengajak pelaku usaha daerah agar mengoptimalkan berbagai fasilitasi perdagangan yang disediakan Kemendag. Salah satunya, melalui jaringan 46 perwakilan perdagangan RI yang tersebar di 33 negara tujuan ekspor.
