Bagikan

Respons Surat Kadin China, BKPM Komitmen Perbaiki Iklim Investasi

Poin Penting

Wamen Investasi Todotua Pasaribu sebut aspirasi pengusaha China sebagai masukan positif untuk evaluasi kebijakan.
BKPM berkomitmen jaga daya saing investasi Indonesia di tengah persaingan ketat antarnegara di kawasan ASEAN.
Pemerintah pacu agenda hilirisasi batubara hingga agrikultur demi ciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

JAKARTA, investortrust.id Pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyambut baik surat masukan yang dilayangkan oleh China Chamber of Commerce in Indonesia (Kadin China di Indonesia). Surat tersebut dipandang sebagai masukan konstruktif bagi pemerintah untuk memetakan tantangan investasi di Tanah Air.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyatakan aspirasi yang disampaikan para pengusaha asal Negeri Tirai Bambu tersebut merupakan hal yang wajar dalam dunia bisnis global. Menurutnya, catatan mengenai tantangan di lapangan justru membantu pemerintah dalam melakukan evaluasi kebijakan.

"Kita anggap itu adalah sesuatu hal yang positif yang memberikan masukan kepada pemerintah. Bahkan mereka melihat kondisionalnya ada catatan yang menjadi tantangan di negara ini," ujar Todotua di kantor BKPM, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Todotua menegaskan bahwa tugas utama BKPM saat ini adalah memastikan Indonesia tetap kompetitif sebagai tujuan utama investasi global. Dengan persaingan antarnegara yang semakin ketat, pemerintah harus sigap dalam merespons kekhawatiran para investor agar modal tidak beralih ke negara lain.

Baca Juga

Beredar Surat Keluhan Investor asal China, Purbaya: Kalau Legal Jangan Takut

Indonesia, lanjut Todotua, memiliki modalitas yang kuat untuk menarik minat investor, mulai dari melimpahnya sumber daya alam hingga populasi besar yang menjanjikan pasar domestik yang stabil. Letak geografis Indonesia yang strategis juga menjadi nilai tawar yang sulit ditandingi oleh negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Lebih jauh, pemerintah saat ini tengah memacu agenda hilirisasi yang merupakan poin krusial dalam Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utama dari kebijakan ini adalah memastikan pengolahan komoditas unggulan—seperti batubara, migas, hingga agrikultur—dilakukan sepenuhnya di dalam negeri.

"Harapannya adalah berbagai komoditi itu pengolahannya bisa ada di sini, sehingga asas manfaatnya nyata, menciptakan lapangan kerja, dan menaikkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah berjanji akan terus membuka ruang dialog dengan para investor, termasuk dari China, guna memastikan setiap hambatan birokrasi maupun operasional dapat diselesaikan dengan cepat.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024