ITDP Dorong Subsidi Motor Listrik Diprioritaskan untuk Pekerja Logistik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Institute for Transportation and Development Policy Indonesia (ITDP) Indonesia mendorong pemerintah memprioritaskan subsidi sepeda motor listrik bagi pekerja logistik. Cara ini dinilai akan memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang jauh efektif ketimbang untuk penggunaan pribadi.
Direktur Asia Tenggara ITDP Indonesia, Gonggomtua Sitanggang menegaskan, sektor logistik perkotaan memiliki peran strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional. Lebih dari 60% pengiriman last-mile di Indonesia saat ini masih mengandalkan sepeda motor.
"Percepatan elektrifikasi logistik perkotaan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Melalui forum ini, kami ingin mendorong dialog yang lebih terarah agar solusi yang dihasilkan tidak hanya relevan, tetapi juga dapat diimplementasikan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).
Dari kajian ITDP menunjukkan, penggunaan motor listrik dapat menghemat total biaya kepemilikan hingga Rp 395 per kilometer. Selain itu, emisi karbon berpotensi turun hingga 25%.
Baca Juga
ITDP Ungkap Manfaat Ekonomi dari Elektrifikasi Bus di Kota-Kota Besar
Namun, tantangan terbesar masih terletak pada pembiayaan. Tanpa dukungan yang memadai, peralihan ke motor listrik berpotensi memangkas pendapatan harian mitra kurir sekitar 21%.
Oleh sebab itu, subsidi dinilai perlu diarahkan kepada pekerja logistik yang menggunakan kendaraan untuk aktivitas produktif setiap hari. "Dampaknya tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mempercepat pengurangan emisi di kawasan perkotaan," jelas Gonggomtua.
Selain subsidi, pelaku industri juga mengusulkan skema buy-back guarantee dari pemerintah. Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga nilai jual kembali kendaraan dan meningkatkan kepercayaan lembaga pembiayaan.
ITDP juga menilai infrastruktur pengisian daya dan standardisasi baterai harus berjalan beriringan. Dukungan ekosistem yang kuat akan mempercepat transisi menuju logistik perkotaan yang lebih bersih dan efisien.

