Budi Arie Bertemu Jokowi di Solo, Silaturahmi Lebaran dan Bahas Masa Depan Projo
SOLO, investortrust.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyelenggarakan gelar griya atau open house pada momen Idulfitri 1447 Hijriah di kediaman pribadinya di Sumber, Solo, Rabu (25/3/2026). Masyarakat hingga figur publik memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dengan mantan Gubernur Jakarta tersebut.
Salah satunya, Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi dan jajaran pengurus DPP Projo. Seusai pertemuan dengan Jokowi, Budi Arie menjelaskan kehadirannya kali ini untuk silaturahmi pada momen lebaran. Budi Arie menyatakan tidak ada agenda khusus atau obrolan mengenai politik dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut.
Baca Juga
Budi Arie: Saatnya Jadi Patriot, Jaga Persatuan dan Tingkatkan Kewaspadaan Nasional
“Ini kan masih suasana bulan Syawal, kita bersilaturahmi dan bermaaf-maafan dengan Pak Jokowi. Tidak ada agenda khusus bicara politik. Tidak ada ya,” jelas Budi Arie dalam keterangannya.
Meski demikian, Budi Arie mengakui adanya pembahasan mengenai Projo. Dijelaskan, Jokowi sebagai ketua Dewan Pembina Projo perlu mendapat informasi mengenai perkembangan organisasi tersebut.
“Kita infokan ke Pak Jokowi, bahwa Projo ke depan akan terus menjalankan konferensi daerah dan konfercab (konferensi cabang) seluruh Indonesia," katanya.
Budi Arie menegaskan, Projo sebagai organisasi pengusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terus bergerak menyukseskan program-program prioritas pemerintah. Hal itu juga sejalan dengan arahan Jokowi.
"Sebagai organisasi pengusung Prabowo-Gibran, kita tetap bekerja secara maksimal untuk mensukseskan program prioritas pemerintah. Ya Pak Jokowi, titip pesan tetap bantu program pemerintah”. kata Budi Arie.
Baca Juga
Momen SBY dan Jokowi Silaturahmi dengan Prabowo dalam Open House Lebaran di Istana
Dalam kesempatan ini, Budi Arie mengatakan, antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi dengan Jokowi menunjukkan kedekatan mantan Wali Kota Solo itu dengan masyarakat.
"Teman-teman media lihat masyarakat masih antusias bersilaturahmi ke Pak Jokowi. Tandanya beliau tetap terjangkau oleh rakyat," kata Budi Arie.

