Santuni Anak Yatim, Budi Arie Ajak Kader Projo Optimistis di Tengah Keterbatasan
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi mengajak seluruh kader Projo untuk optimistis di tengah keterbatasan. Ajakan itu disampaikan Budi Arie saat buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa yang merupakan agenda rutin Projo di bulan Ramadan.
Dalam kegiatan itu, Budi Arie Setiadi menuturkan di Ramadhan yang merupakan bulan baik ini, DPP Projo tetap konsisten untuk berbakti kepada kaum rentan seperti anak yatim dan kaum duafa.
Baca Juga
Dalam suasana hangat dan kebersamaan, muncul juga arahan strategis Budi Arie kepada pimpinan Projo di daerah. Arahan itu terutama menyangkut pandangan DPP Projo melihat situasi nasional akhir-akhir ini.
“Kita harus jujur pada realitas bahwa situasinya memang tidak mudah, ini bukan hanya di Indonesia. Banyak negara juga meghadapi situasi yang sama bahkan lebih parah akibat ketegangan global," kata Budi Arie.
Meski demikian, Budi Arie terus mengajak seluruh kader Projo untuk tetap membangun optimisme, bahkan turun tangan membantu pemerintah dengan segala keterbatasan organisasi. Budi Arie mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Projo ini bukan saja organ pendukung Prabowo-Gibran. Kita melampaui dari itu, ya inisiator, ya martir. Dan kepada teman-teman daerah saya berterima kasih, terhadap konsistensi membantu program prioritas Presiden Prabowo. Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada pada kita," katanya.
Budi Arie mengajak sikap Projo ini sejalan dengan sikap Prabowo. Dalam berbagai kesempatan, Prabowo mengakui kondisi bangsa yang menghadapi banyak kesulitan, kendala, dan kekurangan.
Prabowo tidak menampik dan mengakui banyak jajarannya yang memiliki kinerja luar biasa. Tetapi di sisi lain, Kepala Negara memberikan sorotan terhadap pimpinan dan birokrat yang kinerjanya mengecewakan.
"Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara," kata Prabowo.
Baca Juga
Buka Kongres III Projo, Budi Arie Janji Perkuat Agenda Politik Prabowo
Prabowo mengatakan, pemerintah harus mengakui secara terbuka mengenai masih banyaknya pejabat dan birokrat yang kinerjanya mengecewakan. Pemerintah tidak boleh hanya menonjolkan hal-hal positif tanpa membicarakan masalah yang ada.
"Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik yang manis-manis," kata Prabowo.

