KH Abdul A'la Basyir: Siapapun Yang Berpuasa dan Beribadah dengan Kokoh, Allah Bukakan Pintu Pengampunan Selebar-lebarnya
JAKARTA, investortrust.id – Khatib salat Id di Masjid Istiqlal KH Abdul A'la Basyir mengatakan siapapun telah berpuasa dan melaksanakan ibadah berdasarkan keimanan yang kokoh, maka ia akan terlepas dari dosa laksana bayi yang dilahirkan ibunya. Pintu pengampunan Allah terbuka selebar-lebarnya selama bulan Ramadhan bagi umat Islam yang melaksanakannya.
“Siapapun telah berpuasa dan melaksanakan ibadah berdasarkan keimanan yang kokoh maka ia akan terlepas dari dosa laksana bayi saat ibunya melahirkan. Setiap muslim yang menyempurnakan ibadah puasanya secara formal dan substantif, maka saat Idul Fitri akan hadir sebagai manusia yang kembali ke fitrah. Kembali ke fitrah merupakan karunia Allah sangat berharga,” ujarnya dalam Kotbah salat Id di Masjid Istiqlal Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Gelar Salat Id di Masjid Istiqlal
Dia mengatakan, Idul Fitri merupakan hari raya keagungan Allah, dimana keagungan Allah tampak di tengah-tengah manusia secara terang menderang dan mencapai puncak pada hari raya idul fitri.
Lebih lanjut, dia mengatakan, salah satu manifestasi keagungan Allah adalah terbukanya pintu pengampunan Allah selebar-lebarnya selama bulan Ramadhan bagi umat Islam yang mau mengambil kesempatan tersebut. “Puncak kemasrahatan Allah kian tampak pada hari raya Idul Fitri ini melalui janji Allah kepada umat Islam untuk memosisikan umat Islam sebagai manusia yang baru lahir. Sebagai manusia yang kembali kepada fitra. Janji ini akan berlaku bagi mereka yang berhasil melaksanakan puasa sesuai perintah Allah,” terangnya.
Siapapun telah berpuasa dan melaksanakan ibadah berdasarkan keimanan yang kokoh, dia mengatakan, ia akan terlepas dari dosa laksana bayi yang baru dilahirkan. “Idul Fitri merupakan hari wisuda bagi umat Islam. Yang berhasil lulus ujian dengan mampu mengendalikan diri lahir dan batin darihal-hal diharamkan dan tidak mencerminkan moralitas luhur,” ujarnya.
Baca Juga
Menteri PUPR Basuki Bersama Keluarga Gelar Sholad Id di Masjid As-Salam PUPR
Idul Fitri, terang dia, perlu disyukuri dengan tindakan implementatif dan transformative. “Kita wajib mewujudkannya dengan kegiatan aktualisasi nyata dalam kehidupan sosial yang bisa memberikan kebaikan dan kemaslahan bersama. Syukur juga harus diungkapkan dalam aksi nyata untuk menjadikan anugerah Allah ini,” terangnya.
Sementara itu, Salad Id di Masjid Istiqlal yang dimulai pukul 07.00 WIB pagi ini dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggelar salat Id Idul Fitri 1445 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (10/4). Sejumlah Menteri menteri Kabinet Indonesia Maju juga ikut menghadiri salat tersebut.
Baca Juga
Salat Id tersebut dipimpin Khotib salat Idulfitri di Istiqlal Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abd. A'la Basyir. D.
Sedangkan beberapa menteri yang hadir, yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto.

