KH Abdul A'la Basyir: Persatuan Merupakan Hal Fundamental, Permusuhan Identik dengan Kehancuran
JAKARTA, investortrust.id – Khatib salat Id di Masjid Istiqlal KH Abdul A'la Basyir dalam kotbahnya saat salat Id di Masjid Istiqlal mengatakan bahwa perpecahan bangsa identik dengan kelemahan dan permusuhan indentik dengan jurang kehancuran.
“Dalam perpekstif Islam persatuan merupakan hal fundamental dalam menjalani kehidupan. Berpecah belah merupakan hal yang harus dihindari kapanpun dan dimanapun. Dalam Alquran disebutkan bahwa berpegang teguhlah kepada tali Allah dan jangan bercerai berai,” terangnya.
Baca Juga
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Gelar Salat Id di Masjid Istiqlal
Dia mengatakan, keniscayaan bagi umat Islam untuk bersatu dan berpegang teguh nilai etika moralitas luhur. Meski subyek umat Islam, bukan berarti umat di luar Islam tidak ikut terlibat. Piagam Madina menyebutkan secara jelas bahwa kewajiban warga Madina untuk menegakkan persatuan dan kesatuan. Karena, umat islam dan agama lain satu bangsa di Madinah.
“Dari konstitusi Madinah ditunjukkan unsur bangsa beragam suku dan agama, tetap satu bangsa yang harus bersatu dan saling membantu satu sama lainnya. Tidak ada pilihan lain bagi umat Islam dan unsur bangsa lainnya selain persatuan dan kesatuan. Kita umat Islam yang didukung umat lain harus melakukan syukur transormatif,” terangnya.
Dalam kotbah tersebut, KH Abdul A'la Basyir juga mengatakan, siapapun yang telah berpuasa dan melaksanakan ibadah berdasarkan keimanan yang kokoh, maka ia akan terlepas dari dosa laksana bayi yang dilahirkan ibunya. Pintu pengampunan Allah terbuka selebar-lebarnya selama bulan Ramadhan bagi umat Islam yang melaksanakannya.
“Siapapun telah berpuasa dan melaksanakan ibadah berdasarkan keimanan yang kokoh maka ia akan terlepas dari dosa laksana bayi saat ibunya melahirkan. Setiap muslim yang menyempurnakan ibadah puasanya secara formal dan substantif, maka saat Idul Fitri akan hadir sebagai manusia yang kembali ke fitrah. Kembali ke fitrah merupakan karunia Allah yang sangat berharga,” ujarnya.
Baca Juga
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Gelar Salat Id di Masjid Istiqlal
Sementara itu, Sholat Ied di Masjid Istiqlal yang dimulai pukul 07.00 WIB pagi ini dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Rabu (10/4/2024). Sejumlah Menteri menteri Kabinet Indonesia Maju juga ikut menghadiri salat tersebut. salat Id tersebut dipimpin Khotib sholat Idulfitri di Istiqlal Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abd. A'la Basyir. D.
Sedangkan beberapa menteri yang hadir, yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto.

