Sejumlah Menteri hingga Bos Agrinas Hadiri Rakor di Kemenhan, Bahas Apa?
JAKARTA, investortrust.id - Sejumlah menteri hingga pimpinan BUMN menghadiri rapat koordinasi (rakor) di gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Sejumlah pejabat yang hadir, antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Hadir pula Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Baca Juga
Hashim Ungkap Presiden Prabowo Nilai Program 3 Juta Rumah 'Lambat', Ini Penyebabnya
Selain itu, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto juga tampak di lokasi. Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota tampak turut hadir dalam rapat tersebut.
Dari pantauan investortrust.id, para pejabat mulai berdatangan sejak pukul 09.50 WIB. Rapat kemudian dimulai pukul 10.09 WIB setelah jajaran Kabinet Merah Putih hadir.
Rakor dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto. Ia menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tidak dapat hadir karena agenda lain di luar daerah. Ia menjelaskan, rapat ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya untuk membahas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, Donny tak mengungkap arahan Prabowo yang dimaksud. Rakor ini, katanya, untuk mendorong percepatan pengambilan keputusan.
“Karena apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini harus segera bisa dilaksanakan dan waktu yang tersedia sangat singkat,” ujarnya.
Selanjutnya, pimpinan rapat diserahkan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia memimpin jalannya pembahasan lintas kementerian dan lembaga.
Hingga berita ini ditulis, rapat masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan resmi.
Diketahui, Prabowo menggelar rangkaian rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan Kepala Negara memimpin lima rapat berbeda sejak siang hingga malam hari
Teddy mengatakan dalam sejumlah rapat tersebut Prabowo meminta laporan terbaru terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis pemerintah, baik di dalam negeri maupun dinamika internasional. Isu pertama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang sains, teknologi, dan kedokteran.
Selain itu, Prabowo juga meminta laporan terkait upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan universitas ternama dunia.
Baca Juga
Prabowo Sebut MBG Dongkrak Ekonomi Akar Rumput di Tengah Krisis Global
Prabowo juga turut membahas perkembangan situasi geopolitik internasiona. Khususnya dinamika di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki implikasi terhadap kondisi global dan regional.
Topik lain yang juga dibahas dalam rapat tersebut adalah perkembangan program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan. Menurut Seskab Teddy, saat menjabat menteri pertahanan (menhan), sejak 2022, Prabowo mengundang 20–40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia hingga sekarang mencapai hampir 200 mahasiswa.
Selain isu pendidikan dan geopolitik, Prabowo juga meminta laporan terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat.

