Dirut Agrinas Mangkir, Komisi VI DPR Soroti Impor 105 Ribu Pikap Agrinas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menunda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dalam rangka pembahasan progress pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Ketua Komisi VI DPR, Anggia Ermarini, mengungkap penundaan dikarenakan mangkirnya Direktur Utama Agrinas dari undangan rapat. Menurut Anggia, perkembangan pembangunan Kopdes Merah Putih tidak terlepas dari tanggung jawab Agrinas, sehingga kehadiran Direktur Utama Agrinas menjadi sangat penting.
"Saya setuju dari usulan para anggota bahwa kita tunda rapat dan nanti kita cari-cari waktunya," kata Anggia di Ruang Rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2026).
Usulan penundaan rapat salah satunya datang dari Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam. Ia mengaku kecewa atas ketidakhadiran Direktur Utama Agrinas dalam agenda rapat tersebut.
Menurut Mufti, DPR ingin menanyakan kepada Agrinas terkait kebijakan impor sebanyak 105.000 mobil pikap dari India yang bakal diperuntukan untuk operasionalisasi Kopdes Merah Putih.
Baca Juga
Impor 105 Ribu Pikap Agrinas untuk KMP: Ancaman untuk Industri Otomotif Nasional
"Karena ini serius bagi kami, 105 ribu mobil itu sangat besar sekali. Kami ingin tahu itu kepentingan siapa? Karena kami tanya tadi Pak Menteri Koperasi tidak tahu, kami komisi VI juga tidak tahu. Bahkan kepala desa sebagai user juga tidak diajak bicara dan kami juga ingin tanya duitnya dari mana," cecar Mufti.
Selain terkait impor mobil, Mufti mengatakan DPR ingin mendapatkan penjelasan dari Agrinas mengenai realisasi biaya pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. Mufti menyebutkan, DPR mendapatkan temuan anggaran pembangunan yang sampai ke desa hanya sebesar Rp700 juta dari total yang dicanangkan Rp1,6 miliar.
"Juga kami ingin tanya itu dana pinjaman dari perbankan atau dari negara? Ini serius kami tidak mau main-main lagi dalam persoalan ini. Kami minta Pak Menteri Koperasi bisa lebih tegas kepada Agrinas. Karena Agrinas bukan hanya melanggar konstitusi kita, melecehkan rakyat tapi juga melecehkan Pak Menteri Koperasi," tegasnya.
Perwakilan Agrinas yang hadir dalam rapat tersebut menjelaskan ketidakhadiran Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Saosa Mota lantaran sakit.
"Bapak Dirut Agrinas Pangan sedang dalam kondisi sakit. Semalam sudah sakit dan berkeringat dingin," kata Direktur Pengadaan Agrinas.
Turut hadir dalam rapat tersebut adalah Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.

