Legislator Dorong Pemerintah Berikan THR Lebaran 2026 untuk Guru Honorer
JAKARTA, investortrust.id -- Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati mendorong pemerintah meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan guru honorer. Salah satunya dengan pemberian tunjangan hari raya (THR) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Ia menilai, guru honorer merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang selama ini turut menopang proses belajar mengajar di berbagai daerah.
Baca Juga
Pemerintah Gelontorkan Rp 22,8 T untuk THR ASN dan Pensiunan
Menurut Kurniasih, hingga saat ini masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan kepastian terkait THR. Padahal, dalam praktik ketenagakerjaan di Indonesia, THR merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para pekerja menjelang hari raya.
"Guru honorer telah mengabdikan diri untuk mendidik generasi bangsa dengan berbagai keterbatasan. Karena itu, sudah selayaknya mereka juga mendapatkan perhatian, termasuk dalam bentuk THR menjelang Hari Raya," kata Kurniasih dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan selama ini kebijakan THR lebih jelas diatur bagi guru yang berstatus ASN seperti PNS dan PPPK. Sementara bagi guru honorer atau non-ASN, pemberian THR sering kali bergantung kepada kebijakan pemerintah daerah, sekolah, atau yayasan tempat mereka mengajar.
Kurniasih mengatakan, bagi guru honorer yang telah diangkat sebagai guru PPPK paruh waktu, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan pengalokasian anggaran THR. Ia melihat sebagian daerah sudah mulai menyiapkan kebijakan tersebut, meskipun masih ada daerah lain yang belum melaksanakannya.
"Sejumlah daerah sudah mulai memberikan perhatian terhadap hal ini. Harapannya, langkah tersebut bisa diikuti oleh daerah lain sehingga semakin banyak guru honorer yang merasakan manfaatnya," ujarnya.
Ia juga berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat agar upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer, termasuk terkait THR, dapat menjadi bagian dari perencanaan anggaran pendidikan.
Baca Juga
Pengamat Nilai THR Belum Mampu Dongkrak Daya Beli Masyarakat
Menurutnya perhatian terhadap kesejahteraan guru termasuk guru honorer penting untuk memperkuat pendidikan nasional.
"THR mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi para guru honorer dan keluarganya, ini sangat berarti," kata dia.

