Mantan Kabais Heran Debat Capres soal Pertahanan Malah Bahas Tanah Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B Ponto mengungkapkan keherannya dengan debat capres yang digelar di Istora Senayan, Minggu (7/1/2024) lalu.
Dikatakan, debat ketiga Pilpres 2024 itu mengangkat tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional. Namun, baru berjalan sebentar, debat berbelok arah saat capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung soal kepemilikan tanah capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
"Begitu pertanyaan pertama itu sudah belok jauh," kata Soleman dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @mediaprabowo yang dikutip Kamis (12/1/2024).
Baca Juga
Jelang Debat Capres Bersama Kadin, Anindya Bakrie Paparkan Peta Jalan Indonesia Emas 2045
Soleman menekankan, moderator debat seharusnya memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar menjaga durasi. Moderator seharusnya mengendalikan debat agar berjalan sesuai dengan tema.
"Bagaimana kita mau berdebat dalam koridor kalau tidak ada wasit yang memjaga. Coba bayangkan judulnya itu pertahanan, politik luar negeri tiba-tiba pertanyaannya ini punya tanah di sini sekian hektare. Itu gimana coba?" tegas Soleman.
Untuk itu, Soleman mempertanyakan fungsi moderator dalam debat capres. Padahal, kata Soleman, moderetor dalam forum focus group disussion (FGD) atau seminar saja dapat menjaga agar diskusi berjalan sesuai tema.
"Ini bicara pertahanan, lalu tiba-tiba pertanyaan pertama sudah lari, lah terus apa gunanya moderator. Kita kalau FGD atau seminar, begitu salah tanya, moderator (menyatakan), 'pertanyaan tidak punya sangkut paut dengan topik'," katanya.
Diketahui, KPU mengelar debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat yang mempertemukan ketiga capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo itu mengangkat tema, pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, globalisasi, dan politik luar negeri.
Baca Juga
Jokowi Minta Format Debat Diubah karena Serang Personal, Begini Kata KPU
Perbincangan mengenai debat itu masih berlangsung hingga kini. Salah satunya terkait pernyataan Anies yang menyebut Prabowo memiliki 340.000 hektare tanah.
Saat menghadiri konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di Riau, Selasa (9/1/2024), Prabowo telah merespons pernyataan Anies soal lahan. Prabowo menyebut pernyataan Anies tak berdasar.
Prabowo menyatakan lahan itu berstatus hak guna usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Lahan itu, kata Prabowo, digunakan untuk menggarap proyek food estate.
Menurutnya, data yang disampaikan Anies dalam debat tersebut juga keliru. Dikatakan, lahan berstatus HGU yang dikuasainya bukan 340.000 hektare seperti yang disebut Anies, tetapi 500.000 hektare. Prabowo menyebut Anies menyerang kepemilikan tanahnya untuk menghasut agar masyarakat membencinya.

