Andika Perkasa: Ganjar Siap Jalani Debat Capres soal Pertahanan dan Geopolitik
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa menyatakan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo sangat siap untuk menjalani Debat Capres ketiga Pilpres 2024 yang akan berlangsung pada Minggu (7/1/2024). Debat capres ini mengangkat tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.
“Mas Ganjar bilang sudah siap, tapi kita tetap memberikan masukan. Jadi saya sendiri sudah, pada Sabtu (30/12/2023) saya sudah memberikan masukan kepada tim yang mengumpulkan, menghimpun semua isu, dan kemudian melaporkan kepada Mas Ganjar,” kata Andika dikutip dari unggahan akun Instagram @tpnganjarmahfud, Rabu (3/1/2024).
Baca Juga
TKN Yakin Prabowo Kuasai Tema Debat Ketiga tetapi Tidak Akan Permalukan Lawan
Andika menyatakan, semua elemen TPN Ganjar-Mahfud telah memberi masukan kepada Ganjar. Mantan panglima TNI ini juga meyakini Ganjar memahami materi debat.
Sebelumnya, Ganjar menyatakan, telah mempersiapkan strategi untuk menghadapi debat ketiga Pilpres. Ada tiga catatan penting yang akan dipersiapkannya.
Pertama, orientasi politik luar negeri Indonesia, yang menganut prinsip bebas aktif. Kedua, gagasan mengenai sistem pertahanan negara untuk mengadaptasi kepentingan nasional di dalamnya, seperti konflik di Laut Natuna Utara dan wilayah perbatasan di sekitar wilayah Indonesia.
Ketiga, mengoptimalkan hubungan luar negeri dengan negara-negara anggota ASEAN, sehingga dapat mengadaptasi kepentingan-kepentingan nasional di sektor pangan, energi, dan pertahanan.
“Geopolitik dunia berubah, bergolak, multipolar, banyak negara melakukan reposisi terhadap dirinya," kata Ganjar dikutip dari Antara.
Baca Juga
Ganjar Sebut Sah Saja Prabowo Klaim Bakal Unggul di Debat Ketiga
Hal itu disampaikan Ganjar saat acara Sarasehan Bersama Eksponen, Alumnus, dan Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), pada Kamis (28/12/2023).
Terkait dominasi antarnegara, Ganjar menjelaskan bahwa setiap negara ingin bersaing untuk menjadi jawara dalam mengatur dunia.

