Mantap! Tiga Jet Tempur Baru Tiba di Pekanbaru
Jakarta, Investortrust.id – Tiga jet tempur baru, Rafale B F4 buatan Prancis telah tiba dan kini bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau pada Jumat, (23/1/2026). Ketiga jet tempur itu berangkat dari Mérignac, Prancis, pada tanggal 9 Januari 2026. Jet tempur Rafale yang telah diterima TNI AU adalah versi B dengan kursi ganda.
Ini adalah pengiriman pertama dari kesepakatan pertahanan bernilai miliaran dolar antara kedua negara, seperti dikutip dari Reuters yang mendapat informasi dari seorang pejabat kementerian pertahanan.
Indonesia telah memesan sebanyak 42 Rafale, yang dibangun oleh Dassault Aviation serta frigat dan kapal selam Prancis, seiring dengan peningkatan pengeluaran pertahanan Indonesia selama masa jabatan Presiden Prabowo Subianto.
“Pesawat-pesawat tersebut telah diserahkan dan siap digunakan oleh Angkatan Udara Indonesia (TNI AU),” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait dalam sebuah pesan sebagai tanggapan atas pertanyaan Reuters - konfirmasi pertama bahwa Indonesia memiliki pesawat militer canggih tersebut setelah mencapai kesepakatan senilai $8 miliar dengan Prancis pada tahun 2022 dan memperluas kontrak pengadaan jet tempur Rafale pada tahun 2025.
Sirait mengatakan ketiga pesawat tersebut tiba pada hari Jumat dan ditempatkan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, yang terletak di pulau Sumatra bagian barat. Tambahan jet-jet tempur tersebut diperkirakan akan tiba akhir tahun ini, tambahnya tanpa menjelaskan berapa banyak.
Indonesia telah menjadi salah satu pemain terbesar di pasar jet tempur internasional karena berupaya meningkatkan pesawatnya, dengan mengalokasikan anggaran besar untuk pengeluaran pertahanan.
Selain Rafale, Indonesia juga mempertimbangkan sejumlah opsi lain, termasuk jet tempur J-10 buatan China dan jet F-15EX buatan AS. Untuk jangka panjang, Indonesia juga telah menandatangani kontrak untuk membeli 48 jet tempur KAAN buatan Turki, pesawat generasi kelima yang ditenagai oleh mesin General Electric F-110.
Reuters juga melaporkan bahwa Indonesia dan Pakistan membahas potensi kesepakatan awal bulan ini agar Jakarta membeli jet tempur dan drone pembunuh.

