Kemenkomdigi Putus Akses Sementara AI Grok di X, Pemerintah Minta Klarifikasi
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memutus akses sementara aplikasi kecerdasan buatan (AI) Grok di platform X. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan konten pornografi palsu berbasis AI yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat, terutama perempuan dan anak.
Menkomdigi Meutya Viada Hafid menyatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya negara dalam melindungi keamanan dan martabat warga di ruang digital.
Baca Juga
Didukung Monetisasi Ore hingga Kenaikan Harga, Target Harga Saham Vale (INCO) Direvisi Naik
“Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok,” ujar Meutya dalam pernyataan resminya, Sabtu (10/1/2026).
Meutya menegaskan, praktik pembuatan konten pornografi berbasis deepfake tanpa persetujuan merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia serta mengancam kepercayaan publik di ruang digital.
“Pemerintah memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital,” tegasnya.
Baca Juga
Anggota DPR Dukung Kemenkomdigi Blokir Grok AI dan Platform X
Selain pemutusan akses, Kemenkomdigi juga meminta klarifikasi dari pengelola platform X mengenai dampak penggunaan Grok dan langkah mitigasi yang diperlukan agar kasus serupa tidak terulang.
Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, yang mewajibkan PSE memastikan platformnya tidak memuat atau menyebarluaskan informasi yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.
Namun, hingga berita ini diturunkan, investortrust.id masih dapat mengakses AI Grok di X. Kendati demikian, beberapa fitur dan perintah tertentu hanya dapat digunakan oleh pengguna berlangganan.

