Raih IPK 4.00, Wamen Pertanian Sudaryono Resmi Bergelar Doktor
Poin Penting
|
BOGOR, investortrust.id -- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono resmi menyandang gelar doktor seusai menjalani sidang promosi doktor terbuka di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Senin (15/12/2025). Tidak hanya itu, Sudaryono juga sukses menyelesaikan studi dengan meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 4.00.
Gelar tersebut berhasil diraih Sudaryono setelah menyelesaikan disertasinya berjudul "Evaluasi dan Strategi Optimisasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia". Sudaryono menjelaskan bahwa penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh adanya anomali dalam kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Ia menemukan adanya anomali data selama periode 2010 hingga 2023.
"Revenue secara umum BUMN kita mengalami kenaikan, namun tidak dibandingi, tidak selaras dengan kinerja laba Return on Asset-nya, bahkan cenderung menurun dan baru selaras setelah periode COVID-19 2020," kata Sudaryono, Senin.
Anomali serupa juga ia temukan dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Utama Pupuk Indonesia. "Kami juga adalah Komisaris Utama Pupuk Indonesia. Kami melihat hal sama, bahwa revenue-nya naik, namun tidak dibandingi dengan kinerja laba yang selaras dengan revenue-nya," ujarnya.
Sudaryanto menyebut holdingisasi merupakan kebijakan yang tepat. Namun dirinya memberikan dua catatan terkait kebijakan tersebut.
Baca Juga
Harga Pupuk Dunia Naik Tajam, Wamentan Sudaryono Pastikan Stok Subsidi Aman untuk Petani
Pertama, kebijakan holdingisasi harus mencermati betul-betul current liquidity ratio atau likuiditas dan debt to equity ratio. Berikutnya ia menyebut pentingnya langlah penyelarasan dengan holding setelah perusahaan bergabung.
"Semakin cepat maka akan semakin baik," ungkapnya.
Selain itu, berdasarkan riset yang ia lakukan, pembentukan Danantara yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto juga dinilai tepat.
Sudaryono berhasil menyelesaikan studi S3 selama 6 tahun. Dirinya mengaku bersyukur akhirnya bisa menyelesaikan studi tersebut dengan nilai sempurna.
Sejumlah nama yang bertindak sebagai promotor yakni Dedi Budiman Hakim, Adler Haymans Manurung, dan Zenal Asikin. Sementara itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, dan Guru Besar Ilmu Konsumen IPB Ujang Sumarwan bertindak sebagai penguji dalam sidang terbuka promosi doktor hari ini.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin turut hadir dalam sidang promosi doktor tersebut. Selain itu Menko Pangan Zulkifli Hasan juga tampak hadir dan mengucapkan selamat kepada Sudaryono.

