Hashim Sebut Gerindra Perjuangkan Kelompok Disabilitas Sejak Masih Partai Gurem
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menyatakan partainya terus memperjuangkan nasib dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat disabilitas. Menurutnya komitmen tersebut telah dimulai Gerindra sejak masih menjadi partai kecil.
Hashim mengenang, kepedulian Gerindra terhadap disabilitas telah ada sejak partainya belum memiliki kekuatan politik besar. Ia mengklaim Partai Gerindra menjadi partai yang selalu menanggapi keinginan kelompok disabilitas untuk bertemu.
"Waktu itu Gerindra itu partai bocil, partai gurem, enggak diperhitungkan, dianggap remeh," kata Hashim saat peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar Partai Gerindra di Hotel Menara Bidakara, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Baca Juga
Mensos Prioritaskan Penyandang Disabilitas Terdampak Bencana Sumatra
Ia menuturkan Partai Gerindra didirikan untuk melayani kelompok yang tertinggal, termiskin, dan tertindas. Hashim lantas menceritakan perannya di tahun 2013, saat dirinya mewakili Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto. Dirinya saat itu berjanji memperjuangkan Undang-Undang Disabilitas untuk menggantikan Undang-Undang Penyandang Cacat yang lama.
"Partai Gerindra akan perjuangkan suatu undang-undang Disabilitas, untuk meningkatkan martabat kawan-kawan kita yang dari statistik pemerintah berjumlah kurang lebih 28 juta jiwa, berarti 10%," ujarnya.
Hashim mengatakan komitmen partainya membela kelompok disabilitas tidak lepas dari dimensi personal. Ia menyebutkan beberapa tahun setelah menjanjikan UU Disabilitas, cucunya lahir dengan kondisi down syndrome.
"Jadi saya kira semua peran serta saya dan keluarga saya sudah termasuk ada takdir dari Tuhan," ungkap Hashim.
Baca Juga
Menkop: Koperasi Jadi Jalan Inklusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas
Takdir ini membuat Hashim semakin dekat dan menghayati kesulitan yang dihadapi masyarakat disabilitas. Hashim menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga sangat memperhatikan nasib masyarakat disabilitas.
"Saya berbangga bahwa dalam oposisi, dalam posisi lemah, dan sekarang dalam posisi kuat, Partai Gerindra tetap memperhatikan saudara-saudara kita dari dunia disabilitas," ucapnya.

