Pertamina Terjunkan 200 Lebih Personil Atasi Karhutla
JAKARTA, Investortrust.id - Pertamina Group berkolaborasi dengan berbagai pihak membantu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, dengan mengerahkan 206 personil Fireman tersertifikasi.
Disampaikan Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, penanggulangan karhutla untuk meminimalisir penyebaran dan dampak lainnya, terutama dampak bagi kesehatan Masyarakat.
Baca Juga
“Sumatera Selatan menjadi salah satu daerah yang terpantau memiliki asap moderat hingga pekat. Oleh karena itu, kami dengan cepat dan tanggap membantu penanganan karhutla di 44 titik kebakaran, agar tidak menyebar dan menyebabkan dampak lebih lanjut,” ujar Fadjar dalam pernyataan tertulis, Kamis (5/10/2023).
Menurut Fadjar aksi tanggap ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group menjaga lingkungan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional perusahaan.
Sinergi Pertamina Group dalam membantu menanggulangi bencana karhutla di Sumatera Selatan antara lain dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga - Regional Sumbagsel, PT Kilang Pertamina Internasional - Refinery Unit III Plaju, PT Pertamina EP - Pendopo Field, PT Pertamina Hulu Rokan - Regional 1 Zona 4 Prabumulih, dan PT Pertamina Gas Negara Tbk - Stasiun Pagardewa.
Baca Juga
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia
Dukungan Pertamina juga dilakukan melalui bantuan berupa selang pemadam, dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), nozzle, serta pompa pemadam. Terdapat juga 39 unit mobil dan 2 unit motor kebakaran yang dikerahkan.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel memberikan bantuan berupa 300 paket makanan, minuman dan vitamin/suplemen penambah daya tahan tubuh, serta 100 unit kacamata dan masker pemadam. Bantuan ini diserahkan langsung di Posko utama Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan wilayah Sumatera.
“Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada Tim Manggala Agni yang saat ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kepala Seksi Wilayah III Sumatera Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan Wilayah Sumatera, Candra Irfansyah.
