Soal Isu Pemakzulan, Gus Yahya Tegaskan Tak Akan Mundur sebagai Ketum PBNU
SURABAYA, investortrust.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan tidak memiliki niat untuk mundur dari jabatannya di tengah munculnya dinamika internal organisasi. Diketahui, beredar risalah rapat Syuriyah PBNU yang mendesak Gus Yahya mundur dari jabatan sebagai ketua umum.
Seusai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/11/2025) dini hari, Gus Yahya menyatakan akan menuntaskan tugasnya sebagai ketua umum PBNU periode 2022-2027.
"Masa amanah yang saya terima dari Muktamar Ke-34 berlaku selama lima tahun dan akan dijalankan secara penuh," kata Gus Yahya dikutip dari Antara.
Baca Juga
Gus Yahya juga mengklarifikasi hingga kini belum menerima surat resmi dalam bentuk apa pun terkait isu-isu internal yang beredar. Termasuk dokumen yang beredar di khalayak mengenai risalah hasil rapat harian Syuriyah PBNU pada Kamis (20/11/2025) yang memintanya untuk mundur dari jabatannya.
Ia menegaskan dokumen yang beredar di media dan masyarakat harus kembali dicek keabsahannya, seperti melalui bukti tanda tangan digital yang kerap digunakan untuk ihwal penandatanganan surat dalam organisasi tersebut.
Selain itu, Gus Yahya menyampaikan Syuriyah PBNU juga tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan ketua umum.
Bahkan, katanya, Majelis Syuriyah PBNU tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan setiap anggota organisasi yang memiliki jabatan struktural. Meski demikian, Gus Yahya berkomitmen mencari jalan keluar yang terbaik demi kemaslahatan Nahdlatul Ulama dan bangsa.
"Saya sudah menjalin komunikasi dengan jajaran Syuriyah. Saya berharap rekonsiliasi internal dapat segera diwujudkan bersama para kiai sepuh dan jajaran struktur terkait," kata Gus Yahya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga secara tegas menepis tuduhan yang muncul di publik, termasuk rumor soal dirinya yang menikmati aliran dana ratusan miliar.
Baca Juga
PBNU Sampaikan Sejumlah Usulan Terkait Perubahan UU Pengelolaan Keuangan Haji
Ia menegaskan tidak akan mengambil langkah apa pun tanpa kejelasan data dan bukti, serta menolak untuk bertindak berdasarkan dugaan atau isu tidak berdasar.
Gus Yahya juga dijadwalkan bertemu para ulama pada hari ini untuk berdiskusi dan meminta nasihat serta doa dalam menjaga keutuhan organisasi PBNU.

