Pagu Efektif Kementerian PU Naik Jadi Rp 111,74 T, Mayoritas untuk IJD dan JSDP
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pagu efektif Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkat menjadi Rp 111,744 triliun per 17 November 2025. Kenaikan anggaran ini akan dialokasikan utamanya untuk program Inpres Jalan Daerah (IJD) dan pembiayaan proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).
Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menyampaikan, tambahan pagu efektif diprioritaskan untuk dua sektor tersebut.
“Sebagian besar untuk IJD dan pergeseran untuk pemenuhan loan (Jakarta Sewerage Development Project),” kata Diana saat dihubungi awak media, Jumat (21/11/2025).
Secara terpisah, Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan, perubahan pagu efektif dipengaruhi pemblokiran sejumlah anggaran, sehingga terjadi perbedaan antara pagu efektif dan pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
“Pagu Kementerian PU per 10 November (2025) itu Rp 109,81 triliun dengan pagu DIPA Rp 119,6 triliun. Karena ada tambahan mengenai pinjaman luar negeri dan pinjaman dalam negeri, permohonan kami bisa buka blokir untuk pemenuhan anggaran untuk Inpres Jalan Daerah, utamanya IJD Tahap II dan III, totalnya Rp 1,5 triliun. Maka pagu efektif berubah menjadi Rp 111,744 triliun,” papar Dody dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, dikutip melalui YouTube TV Parlemen, Jumat (21/11/2025).
Dengan penyesuaian tersebut, lanjut Dody, total pagu DIPA Kementerian PU tahun anggaran 2025 tercatat Rp 120,021 triliun.
Dody menambahkan, selisih sekitar Rp 9 triliun antara pagu efektif dan pagu DIPA disebabkan pengalihan kewenangan renovasi sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sementara anggaran masih tercatat pada Kementerian PU dalam kondisi terblokir.
“Ada sedikit perbedaan berkisar Rp 9 triliun karena memang fungsi renovasi sekolah yang dulu di Kementerian PU sudah ditarik balik ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, cuman anggarannya tetap dititipkan di kami, tapi dalam posisi diblokir,” pungkasnya.

