APBRI Ungkap IJD Era Prabowo Jadi Angin Segar untuk Industri 'Ready Mix' di Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Asosiasi Perusahaan Beton Ready Mix Indonesia (APBRI) Yoppi Yanuar menyatakan bahwa fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Inpres Jalan Daerah (IJD) menjadi angin segar bagi industri beton siap pakai (ready mix) di Indonesia.
Diketahui, proyek ini menargetkan pembangunan dan perbaikan jalan-jalan di daerah, yang secara otomatis membuka pasar yang luas bagi pemasok ready mix. IJD ini bertujuan untuk memastikan bahwa jalan-jalan daerah, terutama yang berada di luar pusat kota atau di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar, mendapatkan perhatian yang cukup dalam hal perbaikan, pemeliharaan, serta pembangunan baru.
Menurut Yoppi, meskipun pengecoran jalan pedesaan secara tradisional bisa dikerjakan secara manual, namun penggunaan beton siap pakai menawarkan efisiensi dan kualitas yang jauh lebih baik.
"Kalau pengecoran beton itu-itu akan lebih efektif untuk hari ini. Orang memang bisa bikin manual, tapi kualitas yang tentu tidak efisien, lebih mahal," ujar Yoppi saat ditemui dalam acara Media Briefing Pelantikan Pengurus APBRI 2024-2027 "Bersatu dalam Inovasi, Berdaya dalam Kolaborasi untuk Industri Ready-Mix yang Berkelanjutan” di Aubree Bistro and Bar, Agora Mall, Jakarta, Selasa (29/7/2025).
Yoppi menjelaskan, terdapat potensi besar pada penggunaan mini molen atau truk mixer kecil yang akan sangat relevan untuk beragam proyek skala IJD. Sehingga, memungkinkan penetrasi ke wilayah yang lebih terpencil dan sulit dijangkau.
Lebih lanjut, saat disinggung terkait profitabilitas antara proyek IJD dengan proyek besar seperti jalan tol atau jalan provinsi, Yoppi membeberkan bahwa hal tersebut relatif.
"Artinya, baik proyek skala besar maupun kecil, keduanya memiliki potensi keuntungan, tergantung strategi dan efisiensi operasional masing-masing perusahaanm" ungkap Yoppi.
Di sisi lain, Yoppi menyakini bahwa beton siap pakai akan digunakan secara masif, meskipun detail anggaran dan implementasi IJD di bawah fokus pemerintah pusat masih dalam tahap pengembangan informasi.

