Kemenkomdigi Jamin Ruang Belajar Digital Aman dari Kejahatan Siber
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan komitmennya melindungi dan menjaga keamanan ruang belajar digital dari risiko kejahatan siber di tengah pesatnya transformasi pendidikan.
"Kami membangun ruang belajar digital yang aman agar aktivitas pendidikan terhindar dari ancaman siber, termasuk pencurian data pribadi, hoaks, hingga serangan digital,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga
Menkomdigi Pastikan Roblox Komitmen Lindungi Anak Indonesia di Ruang Siber
Menurut dia, literasi digital menjadi kunci utama agar masyarakat mampu memanfaatkan ruang digital secara cerdas. Melalui program Literasi Digital Nasional, Kemenkomdigi membekali masyarakat dengan empat pilar digital CABE, yaitu Cakap, Aman, Budaya, dan Etika.
Selain itu, Kemenkomdigi mendorong peningkatan kompetensi melalui Digital Talent Scholarship (DTS) yang terintegrasi dengan kurikulum pendidikan. Program ini diharapkan mampu menyiapkan talenta digital yang mendukung agenda transformasi menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga
Keamanan Siber dan Tata Kelola Jadi Senjata KPI Menembus Era Digital
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah, Gogot Suharwoto menilai peran guru sangat vital dalam pemanfaatan teknologi. “Teknologi dalam pembelajaran tidak bisa hanya sebatas perangkat. Guru perlu didukung pelatihan, konten, dan portal pendidikan yang aman,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudin menegaskan pentingnya mengombinasikan kebijakan lama dengan strategi baru berbasis digital. “Secanggih apa pun perangkat, hasilnya tidak maksimal tanpa kesiapan sumber daya manusia,” tegas dia.

