Survei Indo Riset: Prabowo-Gibran 41%, Anies-Cak Imin 28,3%, dan Ganjar-Mahfud 22,3%
JAKARTA, investortrust.id - Survei elektabilitas capres-cawapres yang dirilis Indo Riset menunjukkan hal yang menarik.
Survei Indo Riset menunjukkan elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tetap berada di puncak dengan meraih 41%. Selanjutnya, capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) naik ke peringkat kedua dengan meraih elektabilitas 28,3%. Sementara, capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dipilih oleh 22,3%.
Sementara itu, terdapat 8,3% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Baca Juga
Survei CSIS: Prabowo-Gibran Unggul Jauh dari Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud
Dengan hasil survei ini, elektabilitas Prabowo-Gibran dan Ganjar Mahfud turun, sementara elektabilitas Anies-Cak Imin naik bahkan menyodok ke urutan kedua. Dalam survei pada November 2023, Prabowo-Gibran meraih elektabilitas 45,1%. Sementara Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin sama kuat dengan dipilih oleh 24,8% responden.
Peneliti Indo Riset Roki Arbi menilai hasil survei ini menunjukkan adanya pengaruh debat terhadap elektabilitas capres-cawapres. Diketahui survei ini dilakukan Indo Riset pada 18 Desember hingga 23 Desember 2023 itu atau setelah debat capres yang digelar pada Selasa (12/12/2023).
"Ada kecenderungan debat punya pengaruh terhadap suara pasangan calon. Survei yang Indo Riset lakukan setelah debat menemukan untuk pertama kalinya suara Prabowo mengalami penurunan sejak tiga bulan terakhir. Dalam survei ditemukan suara Prabowo drop dari 45,5% pada November 2023 ke 41,2% pada Desember 2023," kata Roki Arbi dalam keterangannya, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga
Survei Indikator Politik Terbaru: Prabowo-Gibran 46,7%, Ganjar-Mahfud 24,5%, dan Anies-Cak Imin 21%
Hasil survei ini menunjukkan peluang pilpres digelar satu putaran makin berat. Sebaliknya, kemungkinan pilpres digelar dua putaran makin tinggi.
"Peluang pilpres untuk terjadi dalam satu putaran masih cukup berat saat survei dilakukan. Saat ini probabilitas pilpres dua putaran mungkin lebih tinggi," jelasnya.
Sampel survei Indo Riset ini dipilih secara acak menggunakan metode multi-stage random sampling yang mempertimbangkan proporsi antara jumlah penduduk dengan distribusi sample per provinsi, penduduk yang tinggal di daerah dengan karakter pedesaan dan perkotaan, serta proporsi laki-laki dan perempuan. Dengan metode itu, terdapat sampel sebesar 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Margin of error survei ini sebesar +/- 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.

