Net Buy Rp 223,01 Miliar, Pemodal Asing Mulai Masuk dimulai dari Saham Tambang Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 223,01 miliar, seiring dengan rebound tipis indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/11/2024), sebanyak 12,43 poin (0,17%) menjadi 7.491.
Net buy terbanyak melanda saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Rp 134,44 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 111,81 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 106,39 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (NDF) Rp 100,91 miliar, dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 65,33 miliar.
Baca Juga
Tertibkan Perumahan Tanpan Fasum dan Fasos, Kementerian ATR/BPN dan Kementerian PKP Bentuk Satgas
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 193,37 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 55,11 miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) Rp 51,55 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 40,99 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 28,30 miliar.
Penguatan tersebut didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,82%, sektor consumer non primer 0,74%, sektor material dasar 0,54%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor consumer primer 025%. Pelemahan melanda saham sektor industry 0,52%, sektor teknologi 0,97%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor tranportasi 0,95%, dan sektor kesehatan 0,22%
Baca Juga
Intip Rekomendasi Saham Tambang di Tengah Penurunan Harga Nikel
Di tengah penguatan tipis IHSG, empat saham ini ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 280, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,80% menjadi Rp 1.535, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,74% menjadi Rp 1,185, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,62% menjadi Rp 324.
Penguatan pesat juga melanda saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) naik 17,92% menjadi Rp 204 dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 15,45% menjadi Rp 142.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS), dan PT Sekar Laut Tbk (SKLT).

