Ikut Arah Politik Maruarar Sirait dan Jokowi, Kader PDIP di Majalengka Ramai-Ramai Mundur
JAKARTA, investortrust.id - Ratusan kader PDIP di Majalengka mundur massal. Mereka mundur sebagai kader partai berlambang banteng itu mengikuti jejak Maruarar Sirait atau Bang Ara yang pamit dari PDIP karena ikut arah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kami akan mengikuti arah politiknya Pak Jokowi dan Bang Ara saya datang ke sini ingin pamit dari PDI Perjuangan ya ingin pamit dari PDI Perjuangan," kata salah seorang kader PDIP Majalengka Dena M Ramdhan dikutip, Kamis (18/1/2024).
Baca Juga
Pilih Ikut Arah Politik Jokowi, Maruarar Sirait Pamit dari PDIP
Dena bersama ratusan kader PDIP dan sayap partai dengan menggunakan ikat kepala berwarna merah mendatangi kantor DPC PDIP Majalengka pada Selasa (16/1/2024). Mereka kemudian melemparkan pita putih di halaman kantor DPC PDIP Majalengka sebagai bentuk pengunduran diri. Maruarar Sirait yang menjadi anggota DPR selama tiga periode dari daerah pemilihan (dapil) Subang, Majalengka, dan Sumedang turut hadir saat ratusan kader PDIP Majalengka itu mengundurkan diri.
"Setelah kami pelajari menimbang-nimbang, berdiskusi dengan kedua orang tua dengan teman-teman saya, mungkin kami akan mengikut arah politiknya Pak Jokowi dan Bang Ara karena beliau panutan kami. Kami telah merasakan dan melihat track record beliau, perbuatan-perbuatan beliau yang sangat luar biasa khususnya Bang Ara untuk Majalengka dan Pak Jokowi buat Indonesia," ungkapnya.
Dengan mengungkapkan, Jokowi merupakan panutannya dan mayoritas masyarakat Indonesia. Hal ini setidaknya tercermin dari tingkat kepuasan kinerja Jokowi yang tinggi dibandingkan presiden sebelumnya.
"Teman-teman kami yang binaan saya terutama itu kurang lebih ada 150 orang lebih. Ini adalah teman-teman yang saya bina dari dari 2009 sampai sekarang dan alhamdulillah mereka juga sama mengikuti arah politik saya," kata Dena.
Diberitakan, Maruarar Sirait pamit dari PDIP. Hal itu disampaikan Ara, sapaan Maruarar Sirait melalui unggahan di akun Instagram @maruararsirait, Senin (15/1/2024).
Dalam unggahan itu, Ara menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang telah memberinya kesempatan untuk mengabdi di bidang politik melalui PDIP. Ara mengakui banyak mengalami suka dan duka selama bernaung di PDIP.
"Beberapa waktu ini, saya mengambil waktu cukup lama untuk berkontemplasi, berintrospeksi dan berdoa, juga berkonsultasi dengan keluarga serta teman terdekat, baik di PDI Perjuangan maupun di eksternal. Izinkanlah hari ini, saya pamit dari PDI Perjuangan," kata Ara dalam unggahan yang dikutip, Senin (15/1/2024).
Baca Juga
Ara mengatakan, selama ini selalu mengajarkan untuk sabar, ikhlas dan loyal. Ara meminta maaf tidak lagi di PDIP karena mengikuti arah politik Jokowi. Ara mengaku yakin dan percaya dengan Pak Jokowi.
"Seperti mayoritas kebanyakan rakyat Indonesia yang juga percaya pada Pak Jokowi yang adil dan bisa memanusiakan manusia dan bisa memajukan bangsa kita," katanya.

