Keluar dari PDIP, Maruarar Sirait Ungkap Pengikut Instagram-nya Bertambah
JAKARTA, investortrust.id - Politikus Maruarar Sirait mengakui keputusannya keluar dari PDIP menimbulkan pro-kontra. Hal itu setidaknya terlihat dari jumlah pengikut atau follower akun Instagram pribadinya @maruararsirait.
Ara, sapaan Maruarar Sirait mengatakan, sebelum mundur dari PDIP, pengikut akun Instagram pribadinya sekitar 88.000. Namun, terdapat ratusan pengikutnya di Instagram yang berhenti mengikuti atau unfollow.
"Pasti ada pro kontra dan itu wajar, manusiawi. Waktu saya pamit Senin lalu, kurang lebih 9 atau 10 hari lalu, 10 hari lalu, Instagram saya itu isinya kurang lebih 88.000 pengikut dan sesudah saya pamit itu beberapa hari kemudian ada ratusan yang unfollow," kata Ara dalam acara One on One Bersama Maruarar Sirait yang disiarkan TVOne, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga
Maruarar Sirait Ungkap Alasannya Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Meski ditinggal ratusan pengikut, Maruarar menyatakan, ada lebih banyak orang yang mendukungnya. Bahkan, kata Ara, pengikutnya bertambah ribuan hingga kini mencapai sekitar 93.000 pengikut.
"Ya, banyak yang kecewa, tetapi saya harus katakan jauh lebih banyak yang mendukung. sekarang saya punya follower 93.400. Jauh lebih banyak (yang mendukung)," kata Ara.
Baca Juga
Soal Langkah Politik Setelah Keluar dari PDIP, Ini Jawaban Maruarar Sirait
Ara menekankan, menghormati pandangan berbagai pihak, termasuk koleganya di PDIP mengenai keputusannya tersebut. Dalam kesempatan ini, Ara menekankan, keputusannya keluar dari PDIP karena mengikuti langkah politik Jokowi. Ara menyatakan, situasi saat ini mengharuskannya untuk memilih.
"Alasannya saya mengikuti pilihan, langkah politik Bapak Jokowi karena menurut saya ini adalah situasi yang memang saya harus memilih. Memilih. Tentu hal yang penting, saya sudah konsultasi dengan keluarga, dengan orang tua saya. ngobrol juga dengan teman-teman konsultan politik, ngobrol juga dengan kader-kader kami. Cukup banyak yang diajak ngobrol. Teman-teman dari berbagai kalangan yang saya ajak ngobrol untuk minta pendapat masing-masing," katanya.

