Elektabilitasnya Merosot di Survei, Ganjar: Kami Paham Bagaimana Melawannya
JAKARTA, investortrust.id - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengaku paham cara kerja survei dan cara melawan survei yang belakangan ini menyebut elektabilitas dirinya dan Mahfud MD merosot ke urutan ketiga. Hal itu disampaikan Ganjar dalam acara "Pemantapan Strategi 45 Hari Menuju Kemenangan Ganjar-Mahfud" di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (30/12/2023).
Ganjar menegaskan, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud memiliki hasil survei sendiri dengan data yang solid dan valid. Untuk itu, Ganjar tak khawatir dengan rilis survei belakangan ini yang muncul hampir bersamaan dengan hasil berbeda.
Baca Juga
Mahfud Sebut 21 Program Unggulan Ganjar-Mahfud Lebih dari Sekadar Makan Siang
"Kami sudah paham siapa yang sudah berkelompok, kami paham bagaimana hasilnya, kami paham bagaimana metode itu dilaksanakan, tetapi kami juga paham bagaimana melawan itu," kata Ganjar.
Ganjar menegaskan, pihaknya memahami membaca hasil-hasil survei. Untuk itu, Ganjar mengajak tim pemenangan dari tingkat pusat hingga daerah, parpol pendukung, dan para relawan untuk terus bergerak meraih kemenangan di Pilpres 2024.
"Sekian program yang akan kita laksanakan tidak akan pernah bisa jalan kalau kalah, tidak akan bisa jalan. Maka menang adalah pilihan yang tidak bisa ada pilihan lainnya, dan 45 hari adalah waktu yang cukup," katanya.
Baca Juga
Arsjad Rasjid Ungkap Elektabilitas Ganjar-Mahfud 37% di Survei Internal
Ganjar menuturkan, kondisi yang dihadapinya saat ini mirip seperti dua kali Pilkada Jawa Tengah yang dimenangkannya. Sejumlah survei menyebut Ganjar akan kalah. Namun, dengan gerakan yang massif, hasil survei tersebut dikalahkannya dan Ganjar terpilih dua kali sebagai gubernur Jawa Tengah.
"Kita tidak pernah berhenti untuk melangkah bertemu dengan rakyat. Suasana kebatinan itulah yang membikin hari ini kita tambah semangat," tegasnya.
Diketahui, sejumlah hasil survei menyebut elektabilitas Ganjar-Mahfud merosot dan disalip capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Terakhir, survei LSI Denny JA menunjukkan Prabowo-Gibran meraih elektabilitas 43,3%, sementara Anies-Cak Imin dipilih oleh 25,3% responden menyalip Ganjar-Mahfud yang mendapat elektabilitas 22,9%.

