Elektabilitasnya Tinggi di Jateng, Rendah di Jakarta, Kaesang: Jadi Bahan Evaluasi
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep merespons mengenai elektabilitasnya di sejumlah daerah menjelang Pilkada 2024. Sejumlah survei menunjukkan elektabilitas Kaesang di Jawa Tengah cukup tinggi, tetapi rendah di Jakarta.
Kaesang mengatakan, hasil survei itu akan menjadi bahan evaluasi.
"Jadi, itu akan menjadi bahan evaluasi buat tim kami karena 'kan di Jawa Tengah kami tinggi, tetapi di sini (Jakarta) kami agak sedikit lebih rendah, bukan sedikit, tetapi sangat rendah," kata Kaesang dikutip dari Antara, Kamis (18/7/2024).
Baca Juga
Survei Litbang Kompas di Pilkada Jateng: Kaesang 7%, Ahmad Luthfi 6,8%, Tidak Tahu 64%
Evaluasi ini dilakukan sebelum Kaesang memutuskan untuk maju di Pilkada Jakarta atau Pilkada Jateng.
"Nanti, kami akan melakukan evaluasi, antara tim Jakarta dan Jateng," ujarnya.
Diketahui, Kaesang sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar. Partai Golkar membuka peluang Kaesang untuk diduetkan dengan kadernya Jusuf Hamka.
Baca Juga
Survei Litbang Kompas soal Pilkada Jakarta 2024: Anies 29,8%, Ahok 20%, RK 8,5%
Namun, Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menyebutkan belum ada kesepakatan final dengan Partai Golkar terkait dengan Pilkada DKI Jakarta.
Diberitakan, Litbang Kompas merilis hasil survei mengenai elektabilitas nama-nama yang disebut bakal maju di Pilkada 2024. Beberapa di antaranya Pilkada Jakarta dan Jateng. Untuk Pilkada Jakarta, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan dua mantan gubernur DKI Jakarta, yakni Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih memimpin. Anies meraih elektabilitas 29,8% dan Ahok 20%.
Di bawah mereka terdapat nama mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang dipilih oleh 8,5% responden. Sementara itu, Kaesang meraih elektabilitas 1%.
Untuk Pilkada Jateng, nama Kaesang justru bertengger di urutan pertama dengan raihan elektabilitas 7%. Elektabilitas anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu unggul 0,2% dibanding Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. Meski demikian, survei Litbang Kompas menunjukkan masih terdapat 64% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab terkait pilihan cagub mereka di Pilkada Jateng.

