Mensos Ungkap 53 Sekolah Rakyat Akan Berjalan Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan saat ini terdapat sebanyak 53 titik sekolah rakyat yang akan mulai berjalan pada 2025. Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf menambahkan, selain 53 titik tersebut, pemerintah tengah melakukan survei terhadap 80 sekolah rakyat lainnya.
"Saya tidak tahu nanti dari 80 titik itu ada beberapa titik yang bisa dimulai tahun ini pula. Jadi yang sudah pasti, yang bisa dimulai tahun ini adalah 53 titik, sementara 80 lagi masih sedang disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum," ungkap Gus Ipul seusai menghadiri halalbihalal di rumah dinas Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Jakarta, Minggu (20/4/2025) malam.
Baca Juga
Pemerintah Siapkan 200 Sekolah Rakyat buat Tekan Kemiskinan Ekstrem
Gus Ipul memperkirakan sampai detik ini persiapan dari 53 sekolah rakyat yang bakal berjalan mulai tahun ini telah mencapai 70% hingga 80%. Saat ini proses perekrutan guru dan penerimaan peserta didik sedang berjalan.
"Nah yang melakukan rekrutmen (guru) ini adalah Kemendikdasmen, ya dibantu tim yang lain. Sementara untuk yang lain-lain kita juga dibantu Kemendagri juga," paparnya.
Dijelaskan Gus Ipul, calon peserta didik sekolah rakyat harus terlebih dahulu tercantum dalam Desil 1 atau Desil 2 data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN). Setelah itu, calon peserta didik akan melewati berbagai tahapan sebelum ditetapkan sebagai siswa sekolah rakyat.
"Jadi harus masuk data dulu, setelah itu diseleksi administrasi, diseleksi kesehatannya. Lalu, nanti ada wawancara dengan orang tua. Setelah itu difinalkan dengan bupati/wali kota setempat," jelasnya.
Menurut Gus Ipul 53 sekolah rakyat yang siap beroperasi tahun ini tersebar di sejumlah wilayah. Beberapa di antaranya di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sulawesi Selatan. Ia menambahkan, puluhan sekolah rakyat itu akan mulai beroperasi setidaknya pada Juli 2025.
"Juli nanti kita mulailah. Mungkin masa orientasi dulu begitu, karena ini latar belakangnya, kemampuannya juga masih berbeda-beda," sebutnya.
Baca Juga
Rapat dengan Prabowo, Mendagri Ungkap 184 Daerah Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat
Kemudian saat ini ada sebanyak 280 pemerintah kabupaten/kota dan provinsi yang sudah mengusulkan penggunaan bangunan atau lahan sebagai lokasi sekolah rakyat.
"Yang mengajukan secara keseluruhan, baik itu revitalisasi gedung, maupun juga lahan di atas 6 hektare sudah lebih dari 280 kabupaten kota dan provinsi yang mengajukan," bebernya.

