Blokir Anggaran Kementerian PU Dibuka, Pembangunan IKN Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti menyatakan, anggaran Kementerian PU yang sebelumnya diblokir telah dibuka Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Untuk itu, kontrak pembangunan tahun jamak atau multiyears contract (MYC) di Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat dilanjutkan.
“Sebagian dana blokir Kementerian PU sudah dibuka sehingga kegiatan MYC pembangunan IKN dilanjutkan. Untuk kegiatan baru akan dilaksanakan oleh OIKN,” jelas Diana saat dihubungi investortrust.id, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga
Proyek Giant Sea Wall-Desain Legislatif-Yudikatif IKN Dipresentasikan ke Prabowo Pekan Depan
Sekadar informasi, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur bersama Kementerian PU, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), konsultan, serta para penyedia jasa konstruksi yang berkontribusi dalam pembangunan IKN pada Selasa (15/4/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, bertujuan meningkatkan sinergisitas dan mempererat koordinasi antarpemangku kepentingan. Selain itu, rapat juga untuk mengevaluasi seluruh paket pekerjaan infrastruktur, baik yang telah selesai, tengah berjalan, maupun yang akan segera dimulai.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono menegaskan pentingnya menjaga semangat pembangunan di tengah dinamika kebijakan nasional.
“Kita ingin terus menghidupkan semangat yang kuat. Perlu kita rejuvenasi semangat pembangunan infrastruktur di IKN,” kata Basuki dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, dikutip Rabu (16/4/2025).
Basuki menyampaikan, pekerjaan pembangunan ke depan akan diselesaikan melalui tata kelola kementerian. Ia juga menekankan komitmen Otorita IKN bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan pembangunan IKN.
“Saya kira tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan. Presiden Prabowo juga sudah menyampaikan bahwa pembangunan dan penganggaran IKN masuk dalam proyek strategis nasional (PSN),” tegas dia.
Dikatakan, progres pembangunan tahap kedua di IKN sedang berlangsung.
“Saat ini, pembangunan tahap II IKN telah dimulai. Proses lelang, serah kelola, dan pelaksanaan pekerjaan berikutnya akan segera dilaksanakan,” terang Basuki.
Baca Juga
Prabowo Apresiasi Reviu Desain Kawasan Legislatif-Yudikatif di IKN
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU, Zainal Fatah telah memastikan blokir dokumen anggaran IKN telah dibuka. Namun, Kementerian PU masih mengkaji proyek mana yang akan diprioritaskan untuk percepatan.
“Saya tidak hapal satu-satu, tetapi anggaran untuk IKN ada yang sudah dibuka. Jadi, kita pastikan dokumen anggarannya dibuka, blokirnya dibuka. Makanya, mana (proyek) yang harus jalan, mana yang tidak. Nanti Bu Wamen (Diana Kusumastuti) akan ke lapangan,” tutur Zainal di Kantor Kementerian PU, Jumat (11/4/2025) lalu.
Dikatakan Zainal, tugas utama Kementerian PU yakni menyelesaikan pembangunan proyek-proyek penugasan sebelumnya, bukan membangun baru. Proyek-proyek yang dimaksud, di antaranya Sumbu Tripraja, kawasan legislatif dan yudikatif, hingga tahapan finishing pembangunan Istana Garuda dan Istana Negara.

